banner 728x250

Alumni UMRAH Bekali Mahasiswa Baru Strategi Sukses Kuliah

Jajaran IKA FEBM UMRAH membagikan empat prinsip utama kepada mahasiswa baru agar sukses kuliah, mulai dari disiplin waktu hingga pentingnya membangun jejaring sejak hari pertama

banner 120x600
banner 468x60

TANJUNGPINANG, Radar Perbatasan.com – Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim Universitas Maritim Raja Ali Haji (IKA FEBM UMRAH) hadir memotivasi ratusan mahasiswa baru dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Halaman RKB Kampus Dompak, Tanjungpinang, pada Kamis 20 Agustus 2026.

Kehadiran para alumni senior ini bukan sekadar ajang perkenalan organisasi. Lebih dari itu, momentum tersebut dimanfaatkan untuk membakar semangat, membentuk karakter, serta menanamkan kesadaran tentang urgensi membangun jejaring (networking) sejak hari pertama menginjakkan kaki di dunia kampus.

banner 325x300

President Director IKA FEBM UMRAH, Wiryawan Wira, S.E., hadir langsung didampingi Vice President I Laode Khadafi, S.E., Director Of Secretariat Muh. Arifin, S.E., M.Si., serta Director Of Finance & Treasury Rinda Andriani, M.Ec.Dev.

Di hadapan mahasiswa baru, Wiryawan mengingatkan agar masa kuliah tidak disia-siakan sekadar untuk mengejar angka di Kartu Hasil Studi (KHS).

“Kuliah harus tepat waktu. Jangan sampai kesempatan yang diberikan orang tua dan kampus disia-siakan. Bangun kemampuan, karakter, dan jaringan sejak hari pertama menjadi mahasiswa,” tegas Wiryawan.

4 Prinsip Utama Sukses Kuliah ala Alumni UMRAH

Sebagai kompas bagi mahasiswa baru, IKA FEBM UMRAH merumuskan empat prinsip esensial yang wajib dipegang selama masa studi:
• Kuliah Tepat Waktu: Disiplin mengelola waktu dan menargetkan kelulusan tepat waktu demi menghargai pengorbanan orang tua.
• Adab di Atas Segalanya: Mengutamakan etika dan moral, sebab kecerdasan intelektual tanpa akhlak tidak cukup untuk mengarungi dunia profesional.
• Asah Keterampilan (Skill): Dunia kerja menuntut lulusan yang adaptif, komunikatif, mampu bekerja sama, dan menjadi pemecah masalah (problem solver), bukan sekadar pemilik ijazah.
• Perkuat Niat: Memaknai kuliah sebagai wadah mempersiapkan diri menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.

“Jangan kecewakan orang tua. Mereka telah memberikan kepercayaan dan pengorbanan agar anak-anaknya dapat memperoleh pendidikan yang terbaik,” imbuhnya.

Tiga Lingkungan Pembentuk Karakter Mahasiswa

Wiryawan juga membeberkan rahasia pembentukan kebiasaan positif mahasiswa melalui tiga ekosistem utama:
• Kampus: Ruang utama untuk menimba ilmu pengetahuan dan pengalaman akademik.
• Tempat Ibadah (Masjid): Ruang spiritual untuk memperkuat fondasi moral dan keimanan.
• Perpustakaan: Ruang literasi untuk memperluas wawasan dan membangun budaya membaca yang kuat.

“Kalau tiga lingkungan ini dapat dibangun dengan baik sejak awal, insyaallah mahasiswa tidak hanya tumbuh menjadi orang pintar, tetapi juga memiliki karakter dan wawasan yang utuh,” ujarnya.

Jaringan Adalah Kekuatan Masa Depan

Selain aspek akademik dan spiritual, IKA FEBM UMRAH menekankan bahwa jejaring relasi adalah modal krusial. Mahasiswa didorong untuk aktif mengenal dosen, senior, sesama rekan, hingga organisasi mahasiswa.

Lebih lanjut, para lulusan FEBM UMRAH dari angkatan pertama tahun 2007 hingga sekarang diingatkan bahwa mereka secara otomatis merupakan bagian dari keluarga besar IKA FEBM UMRAH. Menjelang kelulusan nanti, mahasiswa diimbau untuk segera melakukan registrasi data anggota agar wadah silaturahmi ini semakin kokoh.

Melalui semangat “dari mahasiswa menjadi alumni, dari alumni menjadi jaringan, dan dari jaringan menjadi kekuatan untuk berkontribusi”, kehadiran IKA FEBM UMRAH di PKKMB ini menjadi simbol bahwa ikatan emosional antara mahasiswa dan almamater tidak akan pernah putus, melainkan terus bertransformasi menjadi kekuatan profesional bersama.

Editor: Budi Adriansyah

 

banner 325x300
error: Content is protected !!