BATAM, 8 Oktober 2026 — Sikap Ketua DPRD Kepulauan Riau, Iman Sutiawan, dalam merespons persoalan kekerasan yang dialami pekerja asal Jawa Barat dan Palembang di sebuah proyek di Kota Batam menuai apresiasi dari aktivis perempuan Kepri.
Aktivis Perempuan Kepri yang juga mantan Ketua Umum GMKI Cabang Batam, May Shine Debora Panaha, menilai respons Iman Sutiawan menunjukkan keberpihakan terhadap masyarakat kecil sekaligus mencerminkan kepemimpinan yang memiliki kepekaan terhadap persoalan kemanusiaan.
Menurut May Shine, keberanian pejabat untuk merespons persoalan pekerja yang mengalami kekerasan merupakan sikap yang patut diapresiasi, terlebih para korban merupakan warga dari luar daerah yang datang ke Batam untuk mencari nafkah.
“Saya sangat mengapresiasi langkah Ketua DPRD Kepri Bapak Iman Sutiawan. Di tengah banyaknya persoalan ketenagakerjaan, beliau hadir dengan sikap kemanusiaan. Membantu warga kita dari Jawa Barat dan Palembang yang menjadi korban kekerasan di tempat kerja. Ini bukan soal pencitraan, ini soal keberpihakan,” ujar May Shine di Batam, Rabu (8/10).
Ia menilai sikap tersebut menjadi gambaran bahwa Iman Sutiawan memiliki kepekaan sosial dan karakter kepemimpinan yang dinilai dibutuhkan masyarakat Kepulauan Riau.
May Shine bahkan menyebut sosok Iman Sutiawan layak dipertimbangkan untuk memimpin Kepulauan Riau sebagai gubernur berikutnya.
“Kepri ini butuh pemimpin yang tidak hanya pandai bicara di parlemen, tapi juga punya hati untuk rakyat. Keberanian beliau membela pekerja yang tertindas harus menjadi catatan penting. Dengan ketegasan dan kepedulian seperti ini, sosok seperti Bapak Iman Sutiawan layak untuk dipertimbangkan oleh masyarakat Kepri untuk memimpin Kepri menjadi Gubernur Kepri selanjutnya,” tegasnya.
May Shine berharap kasus kekerasan terhadap pekerja di Batam tidak kembali terjadi. Ia juga mendorong DPRD Kepri bersama pemerintah daerah memperkuat pengawasan terhadap proyek-proyek yang mempekerjakan tenaga kerja dari luar daerah.
Menurutnya, Batam dan Kepulauan Riau harus menjadi wilayah yang aman bagi setiap orang yang datang untuk bekerja dan mencari penghidupan.
“Kita ingin Batam dan Kepri menjadi rumah yang aman bagi siapa saja yang datang untuk bekerja. Jangan sampai ada lagi kekerasan. Terima kasih untuk Pak Iman yang sudah membuka mata kita dan menjadikan cerminan bahwa jabatan itu harus dipakai untuk menolong sesama,” tutup May Shine.
Sebastian

















