banner 728x250

Aksi Cepat Satpolairud Selamatkan Tujuh Korban Pompong Terbalik

Seluruh penumpang pompong, termasuk anak-anak, berhasil dievakuasi dengan selamat setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik akibat kehilangan keseimbangan di perairan Tanjungpinang

banner 120x600
banner 468x60

TANJUNGPINANG, Radar Perbatasan.com – Respons cepat dan kesigapan tinggi ditunjukkan personel Satpolairud Polresta Tanjungpinang dalam menangani insiden kecelakaan laut di perairan Kolam Bandar, Kelurahan Tanjungpinang Kota, pada Selasa 4 Agustus 2026. Sebuah pompong kayu yang mengangkut tujuh orang penumpang dilaporkan terbalik sesaat setelah bertolak dari Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP).

Peristiwa menegangkan ini bermula ketika tekong pompong bernama Farizal bersama istri, anak, dan seorang anggota keluarga berangkat dari Kampung Bugis menuju Pelabuhan SBP. Perjalanan tersebut dilakukan untuk menjemput sanak keluarga yang baru saja tiba dari Batam menumpang kapal Oceanna 2.

banner 325x300

Nahas, tak lama setelah seluruh penumpang naik dan pompong mulai meninggalkan dermaga, perahu kayu itu diduga kehilangan keseimbangan saat melakukan manuver berbelok. Akibatnya, pompong langsung terbalik dan menumpahkan seluruh penumpangnya ke tengah laut.

Melihat kejadian tersebut, aksi pertolongan darurat langsung bergegas dilakukan oleh para saksi mata, penumpang lain, serta petugas KPLP yang berada di sekitar lokasi kejadian. Berkat kerja sama yang padu dan sigap, ketujuh korban yang sempat tercebur berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat tanpa ada korban jiwa.

Penanganan Medis dan Pendampingan Psikologis

Tidak berhenti pada evakuasi fisik, Satpolairud Polresta Tanjungpinang langsung berkoordinasi dengan KPLP dan Karantina Kesehatan Pelabuhan SBP. Langkah cepat ini diambil guna memastikan seluruh korban mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.

Selain aspek medis, personel Satpolairud juga memberikan perhatian khusus berupa pendampingan psikologis. Upaya ini dilakukan untuk menenangkan para korban, terutama anak-anak, agar trauma pascakejadian dapat diredam dengan baik.

Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dan kondisi para korban dipastikan sehat serta stabil, mereka akhirnya dipulangkan ke Kampung Bugis pada pukul 16.15 WIB. Pemulangan tersebut dikawal langsung menggunakan kapal patroli resmi Satpolairud Polresta Tanjungpinang.

Prioritas Utama Keselamatan Perairan

Operasi penyelamatan dan penanganan insiden ini dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polresta Tanjungpinang Kompol Zubaidah, didampingi Kanit Gakkum Ipda Mulyoto, beserta regu dan piket patroli Gakkum Satpolairud.

Menanggapi insiden ini, Kompol Zubaidah menegaskan bahwa keselamatan masyarakat di wilayah perairan merupakan prioritas utama. Pihaknya lantas memberikan imbauan tegas kepada seluruh pengemudi dan pengguna transportasi laut agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, memperhatikan kapasitas muatan, serta melengkapi diri dengan alat keselamatan sebelum berlayar.

“Respons cepat seluruh personel dan sinergi dengan instansi terkait berhasil menyelamatkan seluruh korban. Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas di perairan guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa,” ujar Kompol Zubaidah.

Editor: Budi Adriansyah

 

banner 325x300
error: Content is protected !!