Radar Perbatasan, Bintan – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dinamika internal partai mulai memperlihatkan arah dukungan terhadap sejumlah figur calon ketua. Salah satu nama yang muncul dan mendapat perhatian serius adalah Rizky Faisal, Sekretaris DPD Golkar Kepri yang kini juga menjabat sebagai Anggota Komisi III DPR RI. Dukungan terhadap sosok tersebut mengalir dari berbagai tingkatan kepengurusan, termasuk dari Said Busra Mufrizal (SBM), Fungsionaris Golkar Kabupaten Bintan.
Dalam keterangan yang disampaikan melalui pesan WhatsApp pada Sabtu, 15 November 2025, SBM yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Media, Publikasi, dan Opini DPD Golkar Kabupaten Bintan, menyatakan sikap mendukung penuh pencalonan Rizky Faisal sebagai salah satu kontestan yang dinilai mampu membawa penyegaran dan konsolidasi kuat bagi Golkar Kepri.
“Saya melihat dan memperhatikan figur Bang Rizky Faisal selama ini sangat aktif, peduli, dan memiliki intensitas tinggi dalam kegiatan-kegiatan kepartaian. Kehadiran beliau dalam berbagai agenda organisasi menjadi bukti nyata komitmen terhadap penguatan struktur dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar SBM.
Kontribusi RF dalam Struktur Golkar Kepri
Dalam penilaiannya, SBM menekankan bahwa kepemimpinan seorang Ketua DPD Provinsi membutuhkan kapasitas manajerial yang matang serta rekam jejak yang dapat diukur melalui capaian organisasi. Menurutnya, keterlibatan RF dalam berbagai kegiatan partai di tingkat provinsi dan kabupaten/kota menunjukkan model kepemimpinan yang komunikatif dan responsif.
SBM menyebutkan bahwa RF selama ini dikenal aktif berkoordinasi dengan pengurus DPD II dan selalu hadir dalam forum-forum partai yang berkaitan dengan pembinaan organisasi.
“Sebagai Sekretaris DPD Golkar Kepri, beliau menunjukkan kedisiplinan dan kemampuan membangun jaringan internal yang kuat. Ini modal besar untuk melakukan konsolidasi partai ke depan,” katanya.
Menurut beberapa catatan internal yang berkembang di kalangan kader Golkar, figur RF dinilai memiliki kemampuan teknis kepartaian yang dibutuhkan untuk memperkuat posisi Golkar menjelang agenda-agenda politik strategis, termasuk konsolidasi menghadapi Pemilu 2029.
Peran dan Pengaruh RF dalam Kegiatan Sosial Politik di Kepri
Selain kiprahnya di internal Golkar, RF disebut aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan di sejumlah kabupaten/kota di Kepri. SBM menilai bahwa kehadiran RF dalam aktivitas kemasyarakatan tersebut bukan hanya sekadar atribut politik, tetapi juga mencerminkan kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat.
“Beliau memiliki kedekatan dengan banyak elemen masyarakat, termasuk di daerah-daerah pesisir dan kepulauan. Banyak program sosial yang dibawanya turut membantu masyarakat, dan itu menjadi nilai tambah bagi seorang pemimpin partai,” ungkap SBM.
Keterlibatan RF di Komisi III DPR RI yang membidangi hukum, hak asasi manusia, dan keamanan juga disebut memberikan perspektif kebijakan yang luas dan dapat berkontribusi pada penguatan posisi politik Golkar Kepri di tingkat nasional. Dalam beberapa agenda legislatif, RF diketahui aktif membangun komunikasi lintas sektor, termasuk dengan aparat penegak hukum dan lembaga perlindungan masyarakat.
Harapan terhadap Pelaksanaan Musda Golkar Kepri
SBM berharap pelaksanaan Musda Golkar Kepri dapat berlangsung secara demokratis, profesional, dan mengutamakan kepentingan konsolidasi jangka panjang. Dia menegaskan bahwa Musda bukan hanya proses memilih pemimpin baru, melainkan momentum memperkuat tata kelola organisasi partai di tingkat provinsi.
“Kami berharap Musda dapat berjalan sukses, lancar, dan menghasilkan kepengurusan yang solid serta mampu menjawab tantangan politik ke depan. Golkar Kepri membutuhkan figur yang bisa menggerakkan partai secara kolektif dan inklusif,” kata SBM.
Dia menambahkan bahwa seluruh kader di tingkat kabupaten/kota diharapkan ikut menjaga suasana kondusif menjelang Musda serta menghindari munculnya potensi friksi antar faksi.
“Soliditas adalah kekuatan utama Golkar. Musda harus menjadi ruang memperkuat kesatuan, bukan memecah belah,” tuturnya.
Menanti Arah Final Peta Dukungan
Hingga saat ini, Panitia Musda Golkar Kepri masih memfinalisasi teknis pelaksanaan dan verifikasi dukungan kandidat sesuai prosedur partai. Sumber internal menyebutkan terdapat beberapa nama lain yang juga dipertimbangkan, meskipun belum semuanya menyatakan sikap resmi atau mengumumkan kesiapannya maju.
Dinamika dukungan dari DPD II disebut masih cair dan berpotensi mengerucut setelah konsolidasi intensif di tingkat kabupaten/kota. Namun, dukungan terbuka seperti yang diberikan SBM kepada RF menjadi indikator awal bahwa sebagian struktur sudah mulai memetakan arah pilihan mereka.
Musda Golkar Kepri diperkirakan berlangsung dalam waktu dekat dan menjadi salah satu agenda politik internal penting di kawasan tersebut, mengingat kebutuhan partai untuk memperkuat basis organisasi dan mempersiapkan figur-figur strategis menghadapi kontestasi elektoral mendatang.
Editor: Budi Adriansyah

















