banner 728x250

Habib Jindan Disambut Wakil Gubernur Kepri, Sampaikan Pesan Mendalam soal Hakikat Kehambaan

Dalam kunjungan ke Tanjungpinang, ulama kharismatik itu mengajak jamaah menjadikan Allah sebagai prioritas utama dalam hidup

banner 120x600
banner 468x60

Radar Perbatasan, Tanjungpinang – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menyambut kedatangan ulama kharismatik Habib Jindan bin Novel di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, pada Jumat, 14 November 2025.

Kehadiran Habib Jindan di Kepri merupakan rangkaian agenda Kepri Bersholawat yang digelar di kawasan Tugu Sirih pada malam hari.

banner 325x300

Habib Jindan tiba di Tanjungpinang pukul 11.27 WIB dan langsung menuju Masjid Raya Al-Hikmah bersama Wakil Gubernur untuk menunaikan Salat Jumat.

Dalam kesempatan itu, beliau bertindak sebagai khatib dan menyampaikan khutbah yang menekankan pentingnya keikhlasan beribadah serta pemahaman mendalam tentang hakikat kehambaan kepada Allah SWT.

Dalam khutbahnya, Habib Jindan mengajak jamaah untuk benar-benar menempatkan diri sebagai hamba yang tunduk sepenuhnya kepada Sang Pencipta.

“Hambakanlah dirimu, sebagaimana engkau menghambakan dirimu kepada Allah SWT. Kemuliaan akan menyertaimu karena engkau menghamba kepada-Nya,” ujarnya.

Dia mengingatkan bahwa manusia yang tidak menghamba kepada Allah SWT akan terjerat pada bentuk penghambaan lain, entah pada sesama manusia, kedudukan, atau harta.

“Manusia bisa menghamba kepada hal-hal itu karena mereka menjadikannya prioritas hidup,” katanya.

Habib Jindan kemudian menegaskan bahwa hamba sejati adalah mereka yang menjadikan Allah sebagai prioritas utama dalam segala aspek kehidupan.

“Barang siapa menghamba kepada Allah SWT, maka engkau jadikan Dia sebagai prioritasmu. Seperti memprioritaskan salat, keridaan-Nya, dan surga-Nya,” tutur dia.

Selain itu, Habib Jindan juga mengajak umat menjadi “keluarga masjid sejati”, yakni mereka yang membawa nilai, cahaya, dan keteduhan masjid ke dalam aktivitas sehari-hari.

“Cahaya masjid ia bawa ke kantor, ke keluarganya, dan kepada teman-temannya,” katanya.

Menurutnya, mereka yang mampu menjadikan masjid sebagai pusat nilai dalam keseharian adalah manusia-manusia perkasa sejati.

“Mereka akan selamat karena mengikuti perintah Allah SWT,” ucapnya menutup khutbah.

Editor: Budi Utomo
Penulis: Ky

banner 325x300
error: Content is protected !!