Radar Perbatasan, Bintan – Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, bersama jajaran BPBD, Dinas Sosial, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) serta sejumlah OPD terkait meninjau lokasi kebakaran di Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir, pada Senin sore, 10 November 2025.
Dalam kunjungan tersebut, Ronny berdialog langsung dengan para korban dan melihat kondisi puing-puing rumah yang hangus dilalap api. Kebakaran diduga dipicu korsleting arus listrik di rumah Adam (45) sekitar pukul 02.00 WIB, pada Minggu dini hari, 9 November. Api dengan cepat menjalar ke enam rumah di sekitarnya.
Akibat peristiwa itu, dua rumah mengalami kerusakan berat milik Adam dan Arsil, sementara lima rumah lainnya, milik Matahar, Wahid, Satria, Datsir, dan Rohiman, dinyatakan rusak ringan. Adam dan Arsil kini menumpang di rumah warga sekitar sambil menunggu bantuan tempat tinggal sementara.
“Yang pertama kita pastikan kebutuhan dasar saudara-saudara kita ini terpenuhi. Logistik sudah langsung didistribusikan BPBD di hari kejadian. Hari ini juga kami membawa tambahan bantuan dan menurunkan tim untuk melakukan rapid assessment,” ujar Ronny di sela peninjauan.
Ronny meminta seluruh instansi terkait bergerak cepat menindaklanjuti hasil penilaian kerusakan agar proses pemulihan dapat segera dilaksanakan. Dia menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar dan pengurusan dokumen-dokumen penting yang terbakar menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
“Yang terpenting adalah memastikan kehidupan warga kembali normal. Dokumen yang terbakar akan segera didata untuk kemudian direkomendasikan proses pengurusannya,” katanya.
Usai meninjau lokasi, Ronny juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat korsleting listrik atau kebocoran tabung gas. Dia menegaskan bahwa kewaspadaan menjadi kunci untuk mencegah kejadian serupa terulang.
“Korsleting listrik dan kebocoran gas adalah hal yang tidak bisa diprediksi, tapi bisa diantisipasi dengan kewaspadaan dan perawatan instalasi rumah tangga,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Bintan memastikan langkah-langkah cepat akan terus dilakukan, mulai dari penanganan darurat, pendataan, hingga perencanaan rehabilitasi rumah warga terdampak.
Editor: Budi Adriansyah

















