banner 728x250

“Bintan BERSERI: Gerakan Kolaboratif Wujudkan Kabupaten Bersih dan Berkelanjutan”

Lewat program inovatif Dinas Lingkungan Hidup, Bintan melangkah menuju masa depan hijau dengan aksi nyata dan partisipasi masyarakat

banner 120x600
banner 468x60

Radar Perbatasan, Bintan – Upaya menjaga keberlanjutan lingkungan terus digalakkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bintan. Melalui program bertajuk “Bintan BERSERI: Strategi Kolaboratif Pengelolaan Sampah Menuju Kabupaten Bintan yang Berkelanjutan”, DLH menghadirkan serangkaian aksi edukatif, sosialisasi, dan aksi nyata dalam pengelolaan sampah.

Program tersebut secara resmi dilaunching pada Senin, 10 November, di Ruang Rapat II Bandar Seri Bentan, dan langsung mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak. Kepala DLH Bintan, Niken Wulandari, optimistis bahwa program Bintan BERSERI (BERsih, Sehat, Elok, dan lestaRI) dengan slogan #BintanSustainableLiving akan membawa perubahan signifikan dalam membangun lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari.

banner 325x300

“Kami ingin masyarakat tidak hanya sadar, tetapi juga terlibat aktif dalam menjaga lingkungan. Program ini menjadi wadah kolaborasi lintas sektor, dari pemerintah, masyarakat, hingga dunia pendidikan,” ujar Niken.

Dari Edukasi hingga Aksi Lapangan

Sebagai langkah awal, DLH Bintan menggelar Penyuluhan Lingkungan dengan fokus pada pembuatan kompos dan biopori. Menurut Niken, kedua kegiatan tersebut memiliki manfaat ganda: mengurangi volume sampah sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Kompos bisa menjadi solusi sederhana namun berdampak besar. Begitu juga biopori, yang membantu mengatasi genangan air dan memperbaiki kualitas tanah,” katanya.

Selain penyuluhan, aksi Kampanye Lingkungan Bersih juga digelar di objek wisata Air Terjun Gunung Bintan, bertepatan dengan persiapan kegiatan Bintan Treking 2025. Kegiatan ini dimulai dengan Deklarasi Komitmen Bersama seluruh pemangku kepentingan, dilanjutkan dengan pemasangan tong sampah terpilah dan kegiatan gotong-royong membersihkan area wisata.

Bank Sampah dan Gerakan Ekonomi Sirkular

DLH Bintan juga memperkuat program Bank Sampah sebagai langkah konkret menuju ekonomi sirkular di tingkat masyarakat. Melalui penyuluhan tata kelola dan manajemen Bank Sampah, masyarakat didorong untuk memandang sampah sebagai sumber ekonomi baru.

“Dari sampah menjadi berkah. Jika dikelola dengan benar, sampah bisa menghasilkan nilai ekonomi. Ini bukan sekadar soal kebersihan, tapi juga pemberdayaan,” ujar Niken penuh semangat.

Program ini juga menyasar pelajar melalui pembagian Buku Saku Literasi Lingkungan kepada siswa SD dan SMP, khususnya para Kader Adiwiyata. Buku saku tersebut diharapkan menjadi sarana belajar sekaligus inspirasi untuk menanamkan nilai-nilai pelestarian lingkungan sejak dini.

Dukungan Bupati dan Harapan ke Depan

Bupati Bintan, Roby Kurniawan, memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Dia menilai bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari keberlanjutan lingkungan.

“Kemajuan harus berjalan seiring dengan kelestarian. Bintan BERSERI adalah langkah nyata dan inovatif dalam menghadapi tantangan pengelolaan sampah yang terus meningkat,” kata Roby.

Pemerintah Kabupaten Bintan berharap, melalui Bintan BERSERI, kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat dapat terus tumbuh, menjadikan Bintan sebagai contoh nyata kabupaten berkelanjutan di tingkat nasional.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!