BETUN – Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun kini telah menguatkan layanan kesehatannya dengan kehadiran tenaga medis spesialis jantung. Keberadaan dokter ahli jantung ini merupakan langkah strategis dalam mengimplementasikan program unggulan Pemerintah Kabupaten Malaka di bidang kesehatan, yang diusung oleh Bupati dan Wakil Bupati Malaka untuk mewujudkan masyarakat Malaka yang sehat dan sejahtera.
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Daniel C.F. Hutabarat, Sp.JP, FIHA, secara resmi telah bergabung dan akan melayani pasien di RSUPP Betun. Layanan konsultasi dan pemeriksaan jantung dapat diakses pada hari Senin hingga Jumat, pukul 08.00 hingga 16.30 WITA.
Kehadiran layanan spesialis jantung di rumah sakit perbatasan ini dinilai sangat penting. Masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke kota lain untuk mendapatkan penanganan medis yang kompeten untuk penyakit kardiovaskular. Hal ini sekaligus menjadi bukti nyata pemerataan layanan kesehatan, khususnya di wilayah terpencil, sesuai dengan visi-misi pemimpin daerah.
“Keberadaan dokter spesialis jantung di RSUPP Betun adalah terobosan besar. Ini adalah implementasi langsung dari komitmen kami untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Malaka. Layanan kesehatan yang berkualitas dan mudah diakses adalah hak semua warga,” ujar Bupati Malaka, seperti yang sering disampaikan dalam berbagai kesempatan.
RSUPP Betun sebagai rumah sakit penyangga di wilayah perbatasan terus berupaya meningkatkan kapasitas dan kualitas layanannya. Dengan ditambahkannya poli spesialis jantung, diharapkan dapat menekan angka rujukan pasien jantung ke luar daerah dan memberikan penanganan yang lebih cepat, terutama untuk kasus-kasus gawat darurat.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi RSUPP Betun di nomor telepon +62 852 7607 7912 atau melalui surat elektronik di alamat rsppbetun@gmail.com.
Kehadiran dr. Daniel Hutabarat di RSUPP Betun tidak hanya sekadar menambah jumlah dokter, tetapi juga memberikan harapan dan akses hidup yang lebih sehat bagi masyarakat Kabupaten Malaka, membuktikan bahwa pembangunan kesehatan menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Editor : Boni Atolan

















