banner 728x250

Hari Keempat Pencarian KM Feronia, SAR Temukan Jaket Pelampung, Veronica Masih Hilang

banner 120x600
banner 468x60

LABUAN BAJO, RADAR PERBATASAN.COM — Operasi pencarian korban tenggelamnya kapal wisata KM Feronia di perairan Pulau Tatawa, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), memasuki hari keempat pada Jumat (16/10/2026). Tim SAR Gabungan menemukan satu jaket pelampung yang diduga milik kapal tersebut, tetapi belum berhasil menemukan Veronica Beatrix Jessica, satu-satunya korban yang masih dinyatakan hilang.

banner 325x300

Sebanyak 132 personel dikerahkan untuk menyisir perairan, melakukan penyelaman, serta mengoperasikan peralatan pendeteksi bawah laut. Meski pencarian diperluas hingga sejumlah titik di sekitar Pulau Tatawa, Pulau Bugis, Mawan, Batu Bolong, dan Siaba, keberadaan korban belum diketahui.

KM Feronia sebelumnya dilaporkan terbalik dan tenggelam pada Selasa (13/10/2026) setelah melintasi pusaran arus di perairan sekitar Pulau Tatawa, Labuan Bajo. Kapal tersebut membawa 30 orang atau person on board (POB).

Hingga operasi hari keempat berakhir, Veronica Beatrix Jessica, warga negara Indonesia, masih dalam pencarian.

132 Personel Dikerahkan, Penyelaman hingga Kedalaman 99 Meter

Pada Jumat pagi hingga sore, Tim SAR Gabungan mengoptimalkan pencarian melalui penyisiran permukaan laut dan pemeriksaan bawah air. Total jarak penyisiran di permukaan mencapai 45,29 mil laut.

Sebanyak 27 penyelam dari sejumlah unsur terlibat dalam operasi tersebut. Mereka melakukan penyelaman di beberapa titik pencarian, termasuk sekitar Pulau Tatawa Kecil pada kedalaman kurang lebih 20 meter. Setiap penyelaman berlangsung selama 30–45 menit.

Penyelaman juga dilakukan di sekitar Pulau Bugis untuk memperluas area pencarian dan meningkatkan peluang menemukan korban.

Upaya tersebut diperkuat dengan penggunaan Remotely Operated Vehicle (ROV) milik PT Famindo. Perangkat kendali jarak jauh itu diturunkan hingga kedalaman sekitar 99 meter untuk membantu memantau kondisi bawah laut. Namun, pemantauan pada titik tersebut belum menemukan korban.

Tim SAR juga mengoperasikan side scan sonar milik Koarmada II TNI AL Surabaya. Peralatan ini digunakan untuk melakukan tiga kali penyisiran bawah air di sejumlah area, meliputi perairan Mawan, Batu Bolong, Siaba, dan kawasan Pulau Tatawa.

Meski berbagai metode dan peralatan telah dikerahkan, hasil pencarian bawah air hingga Jumat sore masih nihil.

Jaket Pelampung Ditemukan Pukul 11.21 WITA

Di tengah upaya pencarian yang belum membuahkan hasil, Tim SAR Gabungan menemukan satu buah jaket pelampung (life jacket) yang disebut milik KM Feronia pada pukul 11.21 WITA.

Temuan tersebut menjadi salah satu hasil operasi hari keempat dan bahan evaluasi bagi tim untuk mendukung langkah pencarian berikutnya.

Namun, penemuan jaket pelampung itu belum mengarah pada ditemukannya Veronica. Tim masih melanjutkan upaya pencarian melalui penyelaman, pemantauan bawah laut, serta penyisiran permukaan.

Hingga operasi dihentikan sementara pada sore hari, satu korban masih belum ditemukan.

Libatkan Berbagai Unsur dan Peralatan Khusus

Operasi SAR hari keempat melibatkan 132 personel gabungan dengan dukungan 27 penyelam dari empat unsur, yakni:

  1. Kantor SAR Maumere: 9 penyelam.
  2. Lanal Labuan Bajo: 3 penyelam.
  3. TNI AL Koarmada II Surabaya: 7 penyelam.
  4. P3KOM Labuan Bajo: 8 penyelam.

Selain personel penyelam, operasi pencarian didukung sejumlah peralatan khusus, meliputi drone thermal milik Kantor SAR Maumere, ROV milik PT Famindo, single beam sonar Ditpolair Polda NTT, serta side scan sonar Koarmada II TNI AL Surabaya.

Keterlibatan berbagai unsur dan penggunaan peralatan tersebut diarahkan untuk memperluas jangkauan pencarian, termasuk di area bawah laut yang sulit dijangkau melalui penyisiran biasa.

Pencarian Dilanjutkan Sabtu Pagi

Pada pukul 18.00 WITA, Tim SAR Gabungan kembali ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo untuk melaksanakan evaluasi dan debriefing setelah rangkaian operasi hari keempat selesai.

Pencarian hari kelima dijadwalkan berlanjut pada Sabtu (17/10/2026), mulai pukul 06.00 WITA.

Basarnas bersama seluruh unsur SAR Gabungan akan terus mengoptimalkan pencarian dan memperkuat koordinasi di lapangan demi menemukan Veronica Beatrix Jessica.

Penemuan jaket pelampung menjadi salah satu hasil operasi hari keempat. Namun, misi utama tim masih belum tercapai: menemukan satu korban yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Yuven Fernandez

banner 325x300
error: Content is protected !!