TTU –
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Timor Tengah Utara (TTU) kembali mengingatkan masyarakat agar menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama setiap kali berkendara di jalan raya.
Pesan keselamatan tersebut dikemas secara kreatif dan komunikatif melalui kampanye dengan slogan “Tertib Itu Nggak Bikin Rugi, Selamat Sampai Tujuan Itu Hadiah Paling Berharga Hari Ini.”
Kampanye ini menegaskan bahwa tertib berlalu lintas bukan semata-mata kewajiban untuk menghindari pelanggaran atau sanksi hukum. Lebih dari itu, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan bentuk tanggung jawab untuk melindungi diri sendiri, keluarga dan sesama pengguna jalan.
Kasat Lantas Polres TTU Iptu Rokhy H.M. Blegur, S.H., mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan disiplin serta kesadaran dalam berlalu lintas.
Sejumlah pesan keselamatan kembali ditekankan, antara lain menggunakan helm berstandar SNI, memakai sabuk pengaman, mematuhi batas kecepatan, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, serta tidak mengemudikan kendaraan dalam kondisi berada di bawah pengaruh alkohol.
Pesan tersebut terlihat sederhana. Namun, di baliknya terdapat satu hal yang sangat penting: keselamatan manusia tidak dapat digantikan dengan apa pun.
Kecelakaan lalu lintas dapat terjadi dalam hitungan detik. Kelalaian kecil di jalan dapat berujung pada konsekuensi besar, bukan hanya bagi pengendara, tetapi juga bagi keluarga dan pengguna jalan lainnya.
Satlantas Polres TTU mendorong agar kesadaran tertib berlalu lintas tidak hanya muncul ketika masyarakat melihat keberadaan polisi atau karena takut mendapatkan sanksi.
Kesadaran berlalu lintas harus tumbuh dari dalam diri setiap pengguna jalan.
Sebab, jalan raya merupakan ruang bersama. Setiap orang memiliki hak yang sama untuk merasa aman, sekaligus memiliki tanggung jawab untuk tidak membahayakan orang lain.
Pesan “Tertib itu nggak bikin rugi” menjadi pengingat bahwa mematuhi aturan justru merupakan bentuk investasi keselamatan.
Tidak menggunakan telepon seluler ketika berkendara, mengenakan helm, menggunakan sabuk pengaman, menjaga kecepatan dan tidak mengemudi setelah mengonsumsi alkohol mungkin terlihat sebagai tindakan sederhana.
Namun, tindakan sederhana tersebut dapat menjadi pembeda antara selamat sampai tujuan atau menghadapi risiko yang tidak pernah diinginkan.
Satlantas Polres TTU juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan kecepatan sebagai ukuran keberhasilan sebuah perjalanan.
Tidak ada artinya tiba lebih cepat apabila keselamatan harus dipertaruhkan.
Pada akhirnya, perjalanan yang baik bukanlah perjalanan yang paling cepat, melainkan perjalanan yang membawa seseorang selamat sampai tujuan dan kembali berkumpul bersama keluarga.
Karena itu, setiap kali kendaraan mulai bergerak, pengendara perlu memastikan dirinya dalam kondisi siap, kendaraan layak digunakan, serta seluruh aturan keselamatan telah dipenuhi.
Melalui kampanye tersebut, Satlantas Polres TTU menunjukkan bahwa edukasi keselamatan lalu lintas tidak harus selalu disampaikan dengan bahasa yang kaku. Pesan keselamatan dapat dikemas secara sederhana, menarik dan dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Namun, substansinya tetap sama: menyelamatkan nyawa.
Keselamatan bukan sekadar slogan. Keselamatan adalah pilihan dan tanggung jawab bersama.
Karena itu, sebelum memulai perjalanan, ada baiknya setiap pengendara mengingat satu pesan sederhana:
“Tertib itu nggak bikin rugi. Selamat sampai tujuan itu hadiah paling berharga hari ini.”
Mari menjadi pengguna jalan yang disiplin, saling menghormati dan mengutamakan keselamatan.
Tertib berlalu lintas hari ini bukan hanya untuk menyelamatkan diri sendiri, tetapi juga untuk memastikan orang lain dapat pulang dan berkumpul bersama keluarganya.
Satlantas Polres TTU
Polisi Bersama Masyarakat — Melindungi, Mengayomi dan Melayani.
Penulis: Jery Manek

















