banner 728x250

26 Tahun Menanti, GBI Yerusalem Baru Sambut Kabar Sukacita dari Pemda TTU

banner 120x600
banner 468x60

Kefamenanu, Radar Perbatasan— Setelah melewati penantian panjang selama kurang lebih 26 tahun, jemaat GBI Yerusalem Baru Kefamenanu akhirnya menerima kabar sukacita.

banner 325x300

Proposal pembangunan gedung gereja yang selama ini diperjuangkan mendapat perhatian dan tindak lanjut dari Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang dinakhodai Friedz Nino


Kabar tersebut menjadi momentum penuh harapan bagi Panitia Pembangunan dan seluruh jemaat GBI Yerusalem Baru Kefamenanu.

Bagi mereka, perjalanan selama 26 tahun bukan sekadar tentang menunggu, melainkan tentang mempertahankan harapan melalui doa, perjuangan, kesabaran, dan kebersamaan.


Dalam pernyataan tertanggal Selasa, 6 Oktober 2026, Panitia Pembangunan GBI Yerusalem Baru menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten TTU atas perhatian terhadap proposal pembangunan rumah ibadah tersebut.
Secara khusus, panitia menyampaikan penghargaan kepada Bupati Timor Tengah Utara Yosep Valentinus Delasalle Kebo,S.Ip,MA atas perhatian dan disposisi yang diberikan kepada Bagian Kesra sehingga proposal pembangunan GBI Yerusalem Baru Kefamenanu dapat ditindaklanjuti.

Bagi Panitia Pembangunan, perhatian Pemerintah tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap kehidupan keagamaan sekaligus pembangunan rumah ibadah di Kabupaten TTU.

“26 tahun menanti, hari ini menjadi kabar sukacita.”

Kalimat tersebut menggambarkan perasaan jemaat yang selama puluhan tahun terus memelihara harapan agar pembangunan gedung gereja dapat diwujudkan.

Panitia menyadari bahwa perjalanan menuju berdirinya gedung gereja yang diimpikan masih panjang. Namun, tindak lanjut yang diterima saat ini menjadi sebuah langkah awal yang memberikan energi baru bagi seluruh jemaat untuk terus berdoa, bekerja, dan bergandengan tangan.

Bagi jemaat GBI Yerusalem Baru, rumah Tuhan bukan sekadar bangunan fisik. Ia merupakan tempat persekutuan, tempat umat bertumbuh dalam iman, serta ruang untuk menghadirkan kasih, pelayanan, dan kepedulian kepada sesama.

Karena itu, Panitia Pembangunan mengajak seluruh jemaat untuk tidak berhenti pada rasa syukur, tetapi menjadikan momentum ini sebagai kekuatan untuk melanjutkan perjuangan.

“Bersyukur, berdoa, dan terus melangkah untuk terwujudnya rumah Tuhan”, ungkap Pdt.Martha Bani Bessie.

Panitia juga berharap setiap niat baik, perhatian, dan langkah yang telah diberikan pemerintah bagi pembangunan rumah ibadah tersebut dapat menjadi berkat bagi masyarakat serta semakin memperkuat semangat kerukunan dan kehidupan beragama di Kabupaten Timor Tengah Utara.

Atas nama Panitia Pembangunan dan seluruh jemaat GBI Yerusalem Baru, ucapan terima kasih disampaikan kepada Bupati Kabupaten TTU Valentinus Kebo atas perhatian dan kepedulian yang telah diberikan.

Perjalanan 26 tahun akhirnya menemukan sebuah titik terang. Bukan akhir dari perjuangan, tetapi sebuah awal baru untuk menjemput impian yang telah lama didoakan.
Dari penantian menuju harapan.

Dari doa menuju langkah nyata.
Dari 26 tahun perjuangan menuju terwujudnya rumah Tuhan.

Mengetahui:
Gembala Sidang GBI Yerusalem Baru
Pdt. Martha Bani Bessie
Panitia Pembangunan GBI Yerusalem Baru:
Abiyanus Kamang Mau — Ketua Pembangunan
Yeremias Atamabi — Sekretaris Pembangunan
Linda Lubis — Bendahara Pembangunan

Vinsentius Sintu Lopes (Jurnalis)

banner 325x300
error: Content is protected !!