banner 728x250

PS MALAKA NTT TUNJUKKAN KELAS, BERI PERLAWANAN TIM KUAT SULSEL DI LAGA PERDANA SOERATIN 2026

banner 120x600
banner 468x60

SURABAYA — PS Malaka NTT U-15 harus mengakui keunggulan PS Luwu Sulsel dengan skor 2-4 dalam laga perdana Putaran Nasional Piala Soeratin 2026 Zona 5 di Surabaya, Minggu, 4 Oktober 2026.

Meski harus menelan kekalahan, perjuangan PS Malaka NTT U-15 patut diapresiasi. Menghadapi PS Luwu Sulsel yang tampil cepat dan efektif sejak menit awal, anak-anak Malaka tetap menunjukkan semangat, keberanian dan daya juang hingga peluit panjang berbunyi.

banner 325x300

Pertandingan yang disaksikan langsung Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, menjadi pengalaman penting bagi para pemain muda PS Malaka NTT di panggung sepak bola nasional.

PS Luwu Sulsel langsung memperlihatkan permainan cepat pada babak pertama. Musakir, pemain nomor punggung 10, menjadi ancaman utama bagi pertahanan PS Malaka.

Pada menit ke-12, Musakir berhasil mencetak gol dan membawa PS Luwu unggul 1-0.

Tekanan PS Luwu terus berlanjut. Musakir kembali mencatatkan namanya di papan skor sehingga PS Luwu menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0.

Di tengah tekanan tersebut, PS Malaka sebenarnya memperoleh peluang memperkecil ketertinggalan melalui tendangan penalti setelah terjadi pelanggaran berat di area pertahanan PS Luwu.

Namun, tendangan keras Indra belum mampu mengubah kedudukan setelah hanya mengenai gawang.

PS Malaka memasuki babak kedua dengan perubahan strategi. Pergantian pendekatan permainan tersebut membuat anak-anak Malaka tampil lebih berani dan mampu memberikan tekanan balik.

Hasilnya, pada awal babak kedua, Sebastian Junior Fahik, pemain nomor punggung 4, berhasil mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3.

PS Malaka kemudian memiliki sejumlah peluang emas di depan gawang PS Luwu Sulsel. Namun, beberapa kesempatan tersebut belum mampu diselesaikan secara maksimal pada tahap akhir atau finishing.

PS Luwu kembali mencetak gol melalui Musakir yang melengkapi penampilannya dengan gol ketiga sekaligus membawa timnya unggul 4-1.

PS Malaka tidak menyerah.

Memasuki tambahan waktu lima menit, Sebastian Junior Fahik kembali mencetak gol. PS Malaka memperkecil ketertinggalan menjadi 2-4.

Skor tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir.

Hasil akhir 4-2 untuk kemenangan PS Luwu Sulsel sekaligus menjadi catatan penting bagi PS Malaka NTT U-15 dalam menatap dua pertandingan berikutnya.

BUPATI SBS: ITULAH SEPAK BOLA, MASIH ADA KESEMPATAN

Bupati Malaka Stefanus Bria Seran yang menyaksikan langsung pertandingan memberikan semangat kepada para pemain PS Malaka NTT U-15.

Menurutnya, sepak bola memiliki tiga kemungkinan hasil: menang, seri atau kalah. Karena itu, kekalahan pada pertandingan pertama harus diterima sebagai bagian dari perjalanan dan dijadikan bahan evaluasi.

PS Malaka, kata Bupati, masih memiliki dua pertandingan berikutnya. Kesempatan tersebut harus dimanfaatkan untuk memperbaiki kekurangan dan tampil lebih baik.

Ia juga memberikan apresiasi kepada PS Luwu Sulsel atas kemenangan yang diraih.

Proficiat bagi PS Luwu Sulsel. Dan bagi PS Malaka NTT, tetap berjuang.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa hasil pertandingan perdana bukan akhir dari perjuangan PS Malaka NTT U-15.

KALAH, TETAPI TIDAK MENYERAH

Secara permainan, PS Luwu Sulsel memang tampil lebih efektif pada pertandingan perdana. Kecepatan permainan dan kemampuan memanfaatkan peluang membuat mereka mampu mencetak tiga gol pada babak pertama.

Namun, PS Malaka menunjukkan respons berbeda setelah turun minum.

Perubahan strategi yang dilakukan tim pelatih membuat permainan Malaka lebih hidup. Dua gol pada babak kedua menunjukkan bahwa tim tidak kehilangan semangat meskipun tertinggal jauh.

Persoalan finishing juga menjadi pekerjaan rumah. Sejumlah peluang emas yang berhasil diciptakan belum mampu dikonversi menjadi gol.

Inilah bagian penting yang harus segera dievaluasi.

Kekalahan 2-4 memang menjadi hasil pertandingan hari ini. Tetapi bagi PS Malaka NTT U-15, laga perdana di tingkat nasional juga merupakan ruang belajar menghadapi atmosfer, tempo permainan dan kualitas lawan dari berbagai daerah di Indonesia.

Masih ada dua pertandingan yang harus dijalani.

Karena itu, PS Malaka NTT U-15 tidak boleh larut dalam kekalahan.

Bangkit, evaluasi, perbaiki finishing, perkuat pertahanan dan kembali berjuang.

Panggung nasional masih terbuka.

Perjalanan PS Malaka NTT U-15 belum selesai.

 

Boni Atolan

banner 325x300
error: Content is protected !!