banner 728x250

Bertahun-tahun Air Mati, Warga Pesona Bukit Laguna Tanjung Piayu Desak BP Batam dan SPAM Bertindak

banner 120x600
banner 468x60

BATAM — Persoalan air bersih di Perumahan Pesona Bukit Laguna, Tanjung Piayu, Kota Batam, kembali dikeluhkan warga. Masalah yang disebut telah berlangsung bertahun-tahun itu hingga kini belum menemukan solusi, dengan aliran air kerap terhenti berjam-jam pada pagi hingga sore dan malam hari.

Kondisi tersebut dinilai semakin mengganggu aktivitas warga karena air baru kembali mengalir sekitar pukul 22.00 hingga 23.00 WIB.

banner 325x300

Ketua JSM sekaligus Ketua Satgas NTT Peduli Kepri, Musa Mau, yang juga merupakan warga Pesona Bukit Laguna, mengatakan masyarakat telah menempuh berbagai upaya untuk menyampaikan persoalan tersebut kepada pemerintah dan instansi terkait.

Menurut Musa, warga sebelumnya telah melakukan advokasi melalui RT/RW hingga instansi terkait. Warga juga disebut telah membuat dan menandatangani petisi yang ditujukan kepada SPAM Batam. Namun, hingga kini persoalan tersebut dinilai belum mendapatkan penyelesaian.

“Warga Pesona Bukit Laguna sudah melakukan berbagai macam cara, mulai dari menyampaikan melalui RT/RW hingga instansi terkait, bahkan membuat dan menandatangani petisi kepada SPAM Batam. Tetapi sampai saat ini belum membuahkan hasil,” ujar Musa.

Ironisnya, kata Musa, lokasi perumahan tersebut tidak jauh dari kawasan Dam Duriangkang. Namun, warga masih menghadapi persoalan kekurangan atau terhentinya aliran air pada jam-jam tertentu.

Keluhan serupa juga telah disampaikan warga dalam beberapa kesempatan ketika anggota DPRD melakukan kunjungan masa reses. Namun, Musa menyebut persoalan tersebut hingga kini masih berulang.

Bagi warga, air bersih bukan sekadar persoalan kenyamanan, melainkan kebutuhan dasar untuk berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari mandi, memasak hingga mencuci.

Kondisi tersebut, menurut Musa, juga sangat dirasakan ibu rumah tangga, terutama keluarga yang memiliki anak balita.

Karena itu, Musa meminta BP Batam, Pemko Batam dan SPAM Batam memberikan perhatian serius serta segera mencari solusi agar suplai air bersih di Perumahan Pesona Bukit Laguna dapat kembali normal.

“Kami memohon dengan hormat agar pihak BP Batam dan SPAM Batam segera membantu menormalisasikan air bersih kepada masyarakat. Ini sudah menjadi masalah klasik yang terjadi selama bertahun-tahun,” tegasnya.

Musa juga menyoroti kewajiban pelanggan dalam pembayaran layanan air. Menurut dia, pelanggan dituntut membayar tepat waktu dan dapat menerima sanksi apabila terjadi keterlambatan.

Di sisi lain, ia mempertanyakan konsistensi pelayanan ketika warga mengalami gangguan suplai air dalam waktu berjam-jam.

“Ketika waktu pembayaran, pihak SPAM Batam selalu meminta dilakukan tepat waktu. Telat sedikit saja akan langsung diberikan SP bahkan disegel hingga pemutusan sementara. Tetapi pihak SPAM sendiri tidak pernah berusaha menjalankan kewajibannya dalam hal menjaga suplai air tetap berjalan lancar setiap waktu,” kata Musa.

Musa berharap persoalan tersebut tidak lagi berhenti pada penyampaian keluhan, tetapi segera diikuti langkah konkret untuk memastikan kebutuhan air bersih warga terpenuhi.

Ia bahkan meminta agar kinerja pengelolaan layanan air dievaluasi apabila persoalan tersebut tidak mampu diselesaikan.

“Kalau SPAM Batam tidak bisa menyelesaikan masalah ini, mungkin perlu dievaluasi kembali oleh BP Batam dan bila perlu diganti dengan perusahaan lain yang lebih profesional, kompeten dan cepat tanggap terhadap keluhan warga,” ujarnya.

Warga berharap persoalan air di Pesona Bukit Laguna tidak terus menjadi masalah tahunan. Mereka meminta pihak berwenang menghadirkan solusi yang dapat menjamin ketersediaan air bersih secara lebih normal dan berkelanjutan.

 

Laporan : Sebastian

banner 325x300
error: Content is protected !!