SIDOARJO — Ketika pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perhatian publik, keterbukaan dalam memastikan makanan yang diterima anak-anak tetap memenuhi standar menjadi bagian penting dari kepercayaan masyarakat.
Di Sidoarjo, pendekatan itu mengantarkan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Dr Christian Tobing meraih apresiasi IJTI Awards 2026.
Christian Tobing dinobatkan sebagai tokoh pelayanan publik dan kemitraan media atas inovasi serta transparansi dalam pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polresta Sidoarjo untuk mendukung program MBG.
Penghargaan tersebut diberikan Pengurus Pusat Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) dalam acara Simposium Nasional dan Apresiasi IJTI di Hall Gedung Dewan Pers, Jalan Kebonsirih, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026).
Apresiasi itu hadir di tengah perhatian publik terhadap pelaksanaan program MBG di berbagai daerah, termasuk munculnya sejumlah kasus gangguan kesehatan yang dikaitkan dengan makanan MBG.
Dalam konteks tersebut, pengawasan terhadap proses penyediaan makanan menjadi salah satu titik penting. Di Sidoarjo, SPPG yang dikelola Polresta Sidoarjo melakukan pengawasan terhadap kualitas makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat.
Pengawasan mencakup kadar gizi, kebersihan, hingga proses distribusi makanan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan Badan Gizi Nasional.
Namun, bagi Polresta Sidoarjo, pengawasan tidak berhenti pada proses internal. Transparansi juga ditempatkan sebagai bagian dari pengelolaan SPPG.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Dr Christian Tobing mengatakan masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan masukan maupun permintaan terkait makanan melalui sistem digital yang disediakan.
“Kami ucapkan terima kasih atas apresiasi yang telah diberikan IJTI terhadap kami selaku Kapolresta Sidoarjo dan jajaran Polresta Sidoarjo. Semoga melalui apresiasi ini, ke depan bisa lebih baik, khususnya terkait dengan kinerja SPPG Polresta Sidoarjo dalam mendukung program makan bergizi gratis,” kata Christian dalam keterangannya, Kamis (24/9/2026).
Keterbukaan juga diberikan kepada awak media. Polresta Sidoarjo membuka akses bagi wartawan untuk melihat secara langsung proses penyediaan makanan MBG di SPPG.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai bagaimana makanan MBG diproses sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat.
Bagi Christian, keterbukaan tersebut masih perlu terus diperkuat. Ia berharap pelaksanaan program MBG di Sidoarjo dapat berjalan sesuai ketentuan sekaligus memberikan manfaat bagi penerima.
Dinilai dari Proses, Bukan Sekadar Penghargaan
Ketua Umum IJTI Pusat Herik Kurniawan mengatakan penghargaan kepada Kapolresta Sidoarjo diberikan setelah melalui proses seleksi dan penilaian oleh tim juri.
Menurut Herik, salah satu pertimbangan dalam penilaian adalah kinerja Polresta Sidoarjo dalam mengelola SPPG secara transparan serta membangun kemitraan dengan media.
“Apresiasi untuk Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Dr Christian Tobing ini diberikan melalui proses seleksi dan penilaian mendalam dari tim juri penilai.
Semoga ke depan tetap menjadi institusi yang terbaik dan menjadi percontohan dalam pengelolaan SPPG,” ujar Herik.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakapolresta Sidoarjo AKBP M. Zainur Rofik yang mewakili Kapolresta Sidoarjo dalam acara IJTI Awards 2026 di Jakarta.
Pada akhirnya, penghargaan bukan hanya berbicara mengenai sebuah seremoni. Di baliknya terdapat pesan tentang pentingnya keterbukaan ketika sebuah program publik menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Dalam pengelolaan MBG, kualitas makanan, kebersihan, distribusi, ruang pengaduan, serta akses informasi menjadi bagian dari proses yang dapat dilihat dan dipantau publik.
Di titik itulah kemitraan dengan media memperoleh relevansinya: bukan sekadar hubungan kelembagaan, melainkan membuka ruang bagi masyarakat untuk mengetahui bagaimana sebuah program publik dijalankan.
(Redho)

















