KEFAMENANU — Genap berusia 104 tahun, Kota Kefamenanu tidak sekadar merayakan perjalanan sejarah, tetapi juga dihadapkan pada tantangan untuk terus bertumbuh tanpa kehilangan identitas budaya yang menjadi akar kehidupan masyarakat Timor Tengah Utara (TTU).
Momentum HUT ke-104 Kota Kefamenanu tahun 2026 ini menjadi ruang refleksi sekaligus penegasan arah pembangunan: kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat harus berjalan seiring dengan upaya menjaga warisan budaya daerah.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kabupaten TTU, Kristoforus Abi, S.Sos., M.Si., mengajak seluruh masyarakat menjadikan budaya bukan sekadar simbol seremoni, tetapi bagian penting dari kehidupan sekaligus potensi ekonomi daerah.
“Semoga Tuhan memberkati selalu Kota Kefamenanu. Kita ingin kota ini terus maju, mandiri secara ekonomi, sejahtera bagi seluruh warganya, namun tidak pernah melupakan akar budayanya,” ujar Kristoforus Abi.
( Sius Lopez )

















