banner 728x250

Ayam Aduan dari Thailand Disebut Tiba di Sumut, Laga Ayam Binjai Jadi Sorotan !!  Laga Ayam “Big Game Codet Farm” Disebut Digelar di Binjai, Polisi Didesak Bertindak

banner 120x600
banner 468x60

BINJAI — Dugaan praktik perjudian laga ayam kembali menjadi sorotan di Kota Binjai, Sumatera Utara. Sebuah pertandingan yang disebut bertajuk “BIG GAME CODET FARM Medan Cup” dikabarkan akan digelar pada Minggu (20/9/2026) di kawasan Jalan Sinabung, Kelurahan Binjai Estate dan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan.


Informasi mengenai agenda tersebut beredar melalui sejumlah unggahan di media sosial pada Jumat (18/9/2026). Dalam informasi yang beredar, pertandingan disebut menyediakan hadiah berupa sepeda motor serta melibatkan peserta dari Thailand.

banner 325x300

Sejumlah informasi juga menyebut ayam aduan dari Thailand telah tiba di Sumatera Utara untuk mengikuti pertandingan tersebut. Namun, informasi mengenai peserta, penyelenggara, lokasi teknis pertandingan, maupun perizinan kegiatan tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada pihak-pihak terkait.

Nama Aan dan Codet disebut-sebut sebagai pihak yang berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan tersebut. Keduanya juga disebut warga sebagai pemain lama dalam kegiatan laga ayam di wilayah Kota Binjai.

Kabar tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai sejauh mana pengawasan dan penindakan aparat penegak hukum terhadap dugaan perjudian di wilayah tersebut.

Apalagi, apabila kegiatan itu benar merupakan praktik perjudian, maka aparat kepolisian memiliki kewenangan untuk melakukan pemeriksaan dan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dugaan “Upeti” Perlu Dibuktikan

Sorotan masyarakat semakin menguat karena muncul dugaan adanya pihak tertentu yang memberikan perlindungan terhadap kegiatan ilegal tersebut. Salah satu tudingan yang beredar adalah dugaan pemberian “upeti” kepada oknum aparat agar kegiatan dapat berlangsung.

Namun, tudingan tersebut belum disertai bukti yang dapat diverifikasi secara independen. Karena itu, dugaan tersebut perlu diklarifikasi dan dibuktikan melalui proses penyelidikan aparat penegak hukum, bukan diperlakukan sebagai fakta yang telah terbukti.

Warga Kota Binjai, Rudi, meminta aparat kepolisian tidak membiarkan dugaan perjudian berlangsung apabila memang ditemukan unsur pidana.

“Kalau memang ini perjudian, harus diberantas. Jangan hanya masyarakat kecil yang ditindak, sementara kegiatan yang sudah lama berlangsung justru dibiarkan,” ujar Rudi.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian bahwa seluruh bentuk perjudian mendapatkan perlakuan penegakan hukum yang sama.

“Kalau memang ada dugaan keterlibatan atau perlindungan dari oknum, silakan diperiksa. Jangan sampai masyarakat hanya mendengar isu tanpa ada kejelasan,” katanya.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari Polda Sumatera Utara maupun Polres Binjai mengenai informasi rencana pertandingan tersebut, termasuk apakah aparat telah mengetahui, melakukan pemantauan, atau mengambil langkah hukum terhadap dugaan perjudian laga ayam itu.

Konfirmasi dari pihak yang disebut sebagai penyelenggara, Aan dan Codet, juga diperlukan untuk memperoleh penjelasan mengenai kegiatan “BIG GAME CODET FARM Medan Cup”, termasuk status kegiatan dan tudingan perjudian yang beredar.

Publik kini menunggu langkah aparat untuk memastikan apakah kegiatan tersebut benar mengandung unsur perjudian dan, apabila terbukti, tindakan hukum apa yang akan dilakukan.

 

(Tim)

 

 

banner 325x300
error: Content is protected !!