banner 728x250

Satgas NTT Peduli Kepri Serukan Warga Tak Terprovokasi Usai Keributan Berdarah di Setokok – Batam

banner 120x600
banner 468x60

Laporan: Sebastian – Batam

BATAM — 15 September 2026

banner 325x300

Satgas NTT Peduli Kepulauan Riau menyerukan seluruh keluarga besar NTT di Kepri untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi menyusul keributan antarkelompok di kawasan Setokok, Barelang, yang dilaporkan menimbulkan korban jiwa.

Ketua Satgas NTT Peduli Kepri, Musa Mau, meminta masyarakat tidak mengambil tindakan sendiri maupun terlibat dalam aksi yang berpotensi memperkeruh situasi dan merugikan diri sendiri serta keluarga.

Dalam imbauannya, Musa menegaskan bahwa peristiwa di Setokok tidak sepatutnya dikonstruksikan sebagai konflik atau perang antarsuku.

“Konflik di Setokok Barelang bukan konflik atau perang antarsuku, itu murni konflik kepentingan penguasaan lahan,” tegas Musa dalam imbauannya kepada keluarga besar Satgas NTT Peduli Kepri.

Karena itu, ia meminta masyarakat tidak mengaitkan kasus tersebut dengan identitas suku tertentu. Menurutnya, pelabelan berbasis suku justru berisiko menimbulkan dampak yang lebih luas di tengah masyarakat.

Musa juga mengimbau seluruh warga agar tidak mudah terpancing informasi maupun provokasi, khususnya melalui media sosial.

“Mohon agar tidak dikaitkan dengan suku mana pun, agar tidak semakin menimbulkan efek yang tidak baik di tengah masyarakat,” ujarnya.

Serahkan Penanganan kepada Aparat
Satgas NTT Peduli Kepri meminta masyarakat mempercayakan penanganan kasus tersebut kepada aparat keamanan.

Musa menyebut aparat kepolisian telah turun tangan menangani persoalan tersebut dan meminta seluruh pihak memberikan ruang kepada aparat untuk memproses kasus sesuai hukum yang berlaku.

“Kita serahkan semua kepada aparat keamanan untuk diproses secara hukum,” katanya.

Ia kembali mengingatkan masyarakat agar menjaga ketenangan, menghindari segala bentuk provokasi, serta tidak melakukan tindakan yang dapat memperbesar persoalan.

Menurut Musa, situasi yang kondusif harus dijaga bersama, terutama agar masyarakat tidak menjadi korban lanjutan akibat tindakan emosional maupun informasi yang belum tentu benar.

“Sekali lagi mohon untuk kita semua tetap tenang dan hindari semua bentuk provokasi apa pun di media sosial. Jaga dan lindungi diri serta keluarga kita masing-masing,” pesan Musa.

Ia menutup imbauannya dengan ajakan agar seluruh keluarga besar NTT di Kepri bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.

“Tuhan berkati kita semua.”, tutupnya. **

 

banner 325x300
error: Content is protected !!