banner 728x250

Kabut Asap Pekat Selimuti Bintan, Sekolah Resmi Diliburkan

Kebijakan darurat ini diambil menyusul rapat koordinasi kilat yang dipimpin langsung oleh Bupati Bintan Roby Kurniawan demi melindungi kesehatan masyarakat

banner 120x600
banner 468x60

BINTAN, Radar Perbatasan.com – Pemerintah Kabupaten Bintan bergerak cepat merespons darurat kabut asap yang menerpa wilayahnya. Bupati Bintan Roby Kurniawan memimpin langsung rapat koordinasi lintas instansi untuk memitigasi dampak buruk polusi udara terhadap kesehatan warga, pada Senin 14 September 2026.

Rapat strategis yang diikuti secara hibrida (luring dan daring) oleh jajaran perangkat daerah, instansi vertikal, serta seluruh camat se-Kabupaten Bintan ini bertujuan menyatukan komando dan langkah penanganan di lapangan.

banner 325x300

Bupati Roby menegaskan bahwa keselamatan warga merupakan prioritas mutlak yang harus dikedepankan dalam situasi krisis seperti ini.

“Kita harus mengutamakan keselamatan dan kesehatan masyarakat. Karena itu, seluruh instansi terkait harus bergerak bersama, melakukan pemantauan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai kondisi di lapangan,” ujar Roby.

Sebagai langkah preventif paling mendesak, Pemkab Bintan resmi menghentikan kegiatan belajar mengajar di sekolah selama tiga hari, terhitung mulai 15 hingga 17 September 2026. Kebijakan ini diambil untuk menekan aktivitas anak-anak di luar ruangan sekaligus memberikan perlindungan maksimal bagi para pelajar dari risiko gangguan pernapasan.

Selama tiga hari ke depan, seluruh instansi diinstruksikan untuk mengintensifkan pemantauan wilayah dan melaporkan perkembangan situasi secara berkala guna menentukan langkah penanganan lanjutan.

Menanggapi kondisi ini, Pemerintah Kabupaten Bintan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada. Warga disarankan membatasi aktivitas di luar rumah, mengenakan masker apabila terpaksa bepergian, serta senantiasa menyimak informasi resmi dari pemerintah hingga situasi kembali kondusif.

Editor: Budi Adriansyah

 

banner 325x300
error: Content is protected !!