Malaka, 14 September 2026 —
Yayasan Hyasintus Klau Uma Maktaen Maktihan menyampaikan permohonan maaf kepada para orang tua, siswa, guru, serta seluruh pihak yang merasa tidak nyaman atas kejadian yang dialami sejumlah siswa SDK Kabukalaran, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka.
Permohonan maaf tersebut menjadi bagian dari komitmen yayasan untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya pada pengelolaan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi kewenangan yayasan.
Yayasan Hyasintus Klau Uma Maktaen Maktihan menyampaikan apresiasi atas gerak cepat dan tepat Pemda Malaka Tangani Persoalan MBG di Malaka.
Sekretaris Yayasan Hyasintus Klau Uma Maktaen Maktihan, Herman Seran Bria, mengatakan pihak yayasan telah turun tangan menangani persoalan yang terjadi di SDK Kabukalaran.
Herman menegaskan, yayasan memahami perhatian dan kekhawatiran para orang tua maupun masyarakat menyusul kejadian tersebut. Karena itu, pihaknya memilih mengambil langkah penanganan secara bertanggung jawab sekaligus melakukan pembenahan terhadap pelayanan yang menjadi kewenangan yayasan.
“Atas nama Yayasan Hyasintus Klau Uma Maktaen Maktihan, kami menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua, siswa, bapak dan ibu guru atas ketidaknyamanan yang terjadi di SDK Kabukalaran,” kata Herman, Senin (14/9/2026).
Menurut dia, kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi yayasan untuk terus meningkatkan pelayanan di dapur MBG.
“Kami tetap berusaha untuk meningkatkan pelayanan di dapur MBG yang menjadi kewenangan kami,” tegasnya.
Apresiasi untuk Pemda, Tenaga Kesehatan hingga Wartawan
Di tengah situasi tersebut, Yayasan Hyasintus Klau juga menyampaikan apresiasi atas gerak cepat dan tepat kepada Pemerintah Kabupaten Malaka bersama seluruh jajaran yang telah memberikan perhatian dan membantu penanganan para siswa.
Apresiasi secara khusus disampaikan kepada jajaran kesehatan, termasuk Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka, Puskesmas Weliman, RSUPP Betun bersama seluruh jajarannya, serta TNI dan Polri yang turut membantu dalam penanganan para siswa.
Yayasan juga memberikan apresiasi kepada para wartawan yang telah memberikan perhatian terhadap kejadian di SDK Kabukalaran.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemda Malaka bersama jajaran, tim kesehatan, TNI-Polri, serta para wartawan yang sudah memberikan perhatian terhadap ketidaknyamanan yang terjadi di SDK Kabukalaran,” ujar Herman.
Menurutnya, perhatian dan dukungan berbagai pihak menunjukkan adanya kepedulian bersama terhadap keselamatan dan kenyamanan anak-anak sebagai penerima manfaat program MBG.
Komitmen Benahi Pelayanan
Yayasan Hyasintus Klau Uma Maktaen Maktihan memastikan pelayanan dapur MBG akan terus menjadi perhatian dan bahan evaluasi.
Komitmen tersebut diarahkan untuk memastikan pelayanan kepada para siswa dapat berjalan semakin baik, tertib dan bertanggung jawab.
Herman berharap seluruh pihak dapat melihat persoalan tersebut secara proporsional serta memberikan kesempatan kepada yayasan untuk melakukan evaluasi dan perbaikan.
Bagi yayasan, kejadian di SDK Kabukalaran menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan MBG yang lebih baik kepada para siswa.
Yayasan tidak ingin persoalan ini berhenti pada permintaan maaf, tetapi menjadi dorongan untuk memperbaiki pelayanan dan memastikan tanggung jawab terhadap penerima manfaat terus dijalankan.**
Editor : Boni Atolan

















