banner 728x250

JPIC SVD Timor: Merawat Keadilan, Membela Kaum Marginal dan Menjaga Keutuhan Ciptaan

banner 120x600
banner 468x60

Kupang — Keadilan, perdamaian, penghormatan terhadap martabat manusia dan kepedulian terhadap lingkungan bukan sekadar gagasan.

Bagi Serikat Sabda Allah atau SVD, nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dari spiritualitas dan perutusan Gereja di tengah masyarakat.

banner 325x300

Semangat itu dihidupi melalui Justice, Peace and Integrity of Creation (JPIC) atau Keadilan, Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan.

JPIC SVD Timor hadir sebagai bagian dari karya misioner SVD untuk terlibat secara nyata dalam berbagai persoalan kemanusiaan, sosial, ekonomi, migrasi dan ekologi.

Kehadirannya diarahkan terutama kepada mereka yang membutuhkan pendampingan, seperti kaum miskin, kecil, marginal, migran dan kelompok masyarakat yang rentan.

Humas JPIC SVD Timor menjelaskan, JPIC bukan hanya sebuah program kerja, melainkan bagian dari spiritualitas misi SVD dalam menghadirkan nilai-nilai Kerajaan Allah di tengah dunia.

“Panggilan kemanusiaan untuk melindungi dan menghargai martabat pribadi manusia merupakan pusat perjuangan JPIC,” demikian penjelasan Humas JPIC SVD Timor.

Berakar dari Spiritualitas SVD

SVD didirikan oleh St. Arnoldus Janssen pada 8 September 1875 di Steyl, Belanda.
Kehadiran misionaris SVD di Timor dimulai ketika misionaris Belanda, Pater Petrus Noyen, SVD, tiba di Ataupupu, Atambua, pada 20 Januari 1913. Dari wilayah tersebut, karya misi SVD kemudian berkembang ke berbagai daerah di Timor.

Dalam perjalanan sejarahnya, SVD terus mengembangkan karya misioner yang semakin kontekstual dengan kebutuhan masyarakat.

Salah satu bentuk konkret dari perkembangan tersebut adalah penguatan karya Justice, Peace and Integrity of Creation (JPIC).

JPIC kemudian menjadi salah satu dari empat matra khas spiritualitas SVD yang mengajak setiap anggota SVD untuk tidak hanya mewartakan Sabda Allah, tetapi juga hadir dalam realitas kehidupan manusia dan memperjuangkan kehidupan yang lebih bermartabat.

JPIC dan Tantangan Kemanusiaan

Di Timor, karya JPIC berkembang dalam berbagai bidang.

JPIC SVD Timor memberikan perhatian terhadap persoalan kemanusiaan secara holistik, mulai dari pendidikan, pelayanan pastoral, keadilan dan perdamaian, dialog antaragama, bantuan kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, ekologi integral hingga perlindungan migran.

Dalam bidang pendidikan, misalnya, perhatian diberikan melalui pendidikan formal maupun nonformal, termasuk SMK St. Yoseph Nenuk dan SMA St. Arnoldus TDM.

Selain pendidikan formal, JPIC SVD Timor juga mendukung pengembangan keterampilan masyarakat melalui kursus keterampilan pertukangan dan perbengkelan di Biara St. Yoseph Nenuk.

Karya tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian masyarakat, terutama generasi muda.

Peduli Migran dan Kelompok Rentan

Persoalan migrasi juga menjadi salah satu perhatian penting JPIC SVD Timor.

Pengalaman panjang Timor sebagai wilayah perbatasan Indonesia dan Timor-Leste membuat isu migrasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari karya kemanusiaan.

JPIC SVD Timor pernah terlibat dalam penanganan dan pendampingan pengungsi, khususnya pada masa pergolakan politik dan kemerdekaan Timor-Leste ketika banyak warga mengungsi ke wilayah Timor Barat.

Kini perhatian terhadap migran terus dikembangkan melalui sosialisasi migran aman dan prosedural, pendampingan, penguatan paguyuban anak migran serta reintegrasi migran ke tengah masyarakat asalnya.

JPIC juga memberikan perhatian terhadap pelayanan pastoral bagi umat Katolik, termasuk pelayanan rohani bagi para migran Indonesia di Malaysia, khususnya pada masa Paskah dan Natal.

Dari Bantuan Bencana hingga Ekologi Integral

Kepedulian JPIC tidak berhenti pada persoalan sosial.

Ketika terjadi bencana alam seperti banjir, badai, gempa bumi maupun letusan gunung berapi, JPIC SVD Timor turut mengambil bagian dalam karya kemanusiaan dan bantuan bagi masyarakat terdampak.

Di sisi lain, isu lingkungan menjadi bagian penting dari gerakan JPIC.

Konsep ekologi integral mendorong masyarakat untuk melihat hubungan erat antara manusia, lingkungan, ekonomi dan keberlanjutan kehidupan.

Karena itu, JPIC SVD Timor terlibat dalam kegiatan penanaman pohon, konservasi hutan dan mata air, pengelolaan sampah serta pengembangan pertanian organik.

Sejumlah lokasi yang menjadi bagian dari kegiatan ekologi tersebut antara lain Gua Bikono, kebun Mamsena, Watutomak, Mafuas dan Halikelen.

JPIC juga mendampingi kelompok-kelompok tani dalam mengembangkan metode pertanian organik serta mendorong pengenalan pertanian ramah lingkungan melalui pendidikan di sekolah.

“Ekologi integral tidak hanya berbicara tentang lingkungan, tetapi juga tentang bagaimana manusia menjaga hubungan yang sehat dengan sesama dan dengan alam sebagai rumah bersama,” jelas Humas JPIC SVD Timor.

Membangun Perdamaian melalui Dialog

Dalam membangun masyarakat yang damai, JPIC SVD Timor juga memberikan perhatian terhadap dialog antaragama dan hubungan lintas komunitas.

Dialog dipandang sebagai salah satu jalan untuk membangun saling pengertian, mengurangi prasangka dan memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.

Semangat tersebut sejalan dengan misi JPIC untuk menghadirkan keadilan dan perdamaian bukan hanya sebagai konsep, tetapi sebagai pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Mengajak Publik Mengenal JPIC

Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekologis saat ini, JPIC SVD Timor ingin semakin dikenal publik sebagai bagian dari gerakan kemanusiaan dan kepedulian terhadap kehidupan.

Karya JPIC tidak hanya menjadi tanggung jawab satu atau dua orang. Seluruh anggota SVD Timor didorong untuk membangun kesadaran mengenai tanggung jawab sosial dan ekologis sesuai konteks tempat mereka berkarya.

Karena itu, inovasi dan kreativitas menjadi tuntutan penting agar karya JPIC tetap relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.

Bagi JPIC SVD Timor, keberpihakan kepada kaum miskin, kecil, marginal dan migran merupakan bagian dari panggilan untuk menghadirkan martabat manusia dalam kehidupan nyata.

Demikian pula kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk menjaga bumi sebagai rumah bersama.

Pada akhirnya, JPIC SVD Timor bukan hanya berbicara tentang keadilan, perdamaian dan lingkungan. JPIC berusaha menghidupinya melalui tindakan nyata.

Semangat tersebut menjadi bagian dari perutusan SVD untuk mewartakan Sabda Allah sekaligus menghadirkan nilai-nilai Kerajaan Allah melalui keberpihakan kepada manusia dan keutuhan ciptaan.

JPIC SVD Timor — hadir, peduli, mendampingi dan bergerak bersama masyarakat untuk keadilan, perdamaian dan keutuhan ciptaan.

( Sumber : Humas JPIC SVD Timor)

banner 325x300
error: Content is protected !!