banner 728x250

Komunitas Seniman Malaka Serahkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores

banner 120x600
banner 468x60

MALAKA, 7 September 2026 —

Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Pulau Flores terus mengalir dari Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

banner 325x300

Komunitas Seniman Malaka menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada korban bencana Flores melalui Posko PMI Kabupaten Malaka, Senin (7/9/2026) sore.

Bantuan tersebut diserahkan langsung Ketua Komunitas Seniman Malaka, Febry Tahu, dan diterima Ketua PMI Kabupaten Malaka, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, di Posko PMI Kabupaten Malaka yang berlokasi di samping Lapangan Umum Betun.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari hasil aksi penggalangan dana yang sebelumnya dilakukan Komunitas Seniman Malaka melalui pertunjukan live music di Kota Betun.

Dalam aksi yang berlangsung pada Sabtu (29/8/2026), komunitas tersebut berhasil menghimpun donasi sebesar Rp9,8 juta dari masyarakat.

Febry mengatakan, sebagian dana hasil penggalangan tersebut sebelumnya telah disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana Flores melalui Keuskupan Atambua.

Sementara sebagian lainnya kembali disalurkan melalui PMI Kabupaten Malaka untuk diteruskan kepada masyarakat Flores yang membutuhkan.

“Sesudah penggalangan dana di Betun beberapa waktu lalu, sebagian dana sudah disalurkan kepada korban bencana Flores melalui Keuskupan Atambua. Hari ini kami juga menyerahkan bantuan melalui PMI Kabupaten Malaka untuk diteruskan ke Flores bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Febry.

Menurut dia, penyaluran bantuan melalui lembaga kemanusiaan seperti PMI diharapkan dapat membantu memastikan bantuan diteruskan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan di lokasi terdampak.

Dari Panggung Musik Menjadi Aksi Kemanusiaan

Sebelumnya, Komunitas Seniman Malaka menggelar aksi “Musik untuk Kemanusiaan” selama sekitar 12 jam di perempatan lampu merah Kota Betun, tepatnya di depan Kantor Perpustakaan Kabupaten Malaka.

Aksi dimulai sejak pukul 08.00 Wita hingga sekitar pukul 20.00 Wita.
Sejumlah seniman Malaka terlibat dalam kegiatan tersebut, mulai dari penyanyi, keyboardist, Master of Ceremony (MC), penyedia sound system hingga konten kreator.

Mereka secara sukarela menggunakan kemampuan dan fasilitas yang dimiliki untuk mengajak masyarakat ikut berdonasi bagi warga Flores yang terdampak bencana.

Dari aksi tersebut terkumpul Rp9,8 juta.
Febry menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Malaka yang telah memberikan dukungan dan menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu korban bencana.

Ia juga mengapresiasi dukungan Kapolres Malaka yang turut mendukung kegiatan tersebut sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.

Bagi Komunitas Seniman Malaka, aksi tersebut membuktikan bahwa seni dan musik tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga dapat menjadi medium untuk membangun solidaritas sosial.

PMI: Donasi Masih Dibuka

Ketua PMI Kabupaten Malaka, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Malaka yang telah memberikan donasi bagi korban bencana di Flores.

Menurut Oktelin, Posko PMI Kabupaten Malaka masih membuka penerimaan bantuan hingga 12 September 2026.

Masyarakat yang ingin membantu masih diberikan kesempatan untuk menyalurkan donasi melalui posko tersebut.

dr Oktelin menjelaskan, kebutuhan bantuan di lokasi bencana saat ini mulai bergeser. Selain bantuan kebutuhan dasar, para korban yang rumahnya mengalami kerusakan berat membutuhkan material untuk membangun hunian sementara.

“Prioritas bantuan saat ini adalah bahan bangunan berupa tripleks dan seng untuk membangun hunian sementara bagi korban yang rumahnya rusak berat,” jelasnya.

Selain material bangunan, masyarakat juga dapat memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai yang nantinya dapat digunakan untuk pengadaan bahan bangunan sesuai kebutuhan di lokasi bencana.

PMI juga masih membutuhkan terpal untuk memenuhi kebutuhan para korban yang belum dapat kembali menempati rumah mereka.

dr Oktelin mengajak masyarakat Kabupaten Malaka yang masih memiliki kepedulian untuk bersama-sama membantu meringankan beban saudara-saudara mereka yang sedang menghadapi dampak bencana di Flores.

Bantuan, sekecil apa pun, dinilai tetap berarti bagi masyarakat yang sedang berjuang untuk bangkit dan kembali membangun kehidupan setelah bencana.

Editor : Boni Atolan

banner 325x300
error: Content is protected !!