banner 728x250

Valeria Rodriq Alana Seran, Model Cilik Asal Malaka yang Mulai Bersinar di Panggung Surabaya

banner 120x600
banner 468x60

SURABAYA, 22 Agustus 2026 —

Bakat anak-anak Nusa Tenggara Timur terus bermunculan di berbagai bidang. Salah satunya Valeria Rodriq Alana Seran, model cilik asal Kabupaten Malaka yang kini mulai menunjukkan kiprahnya di panggung modeling Kota Surabaya, Jawa Timur.

banner 325x300

Valeria lahir di Betun, Kabupaten Malaka, pada 4 April 2013. Putri pasangan Emanuel Seran Teti dan Innocensia Bere Bentura ini sejak kecil telah memiliki ketertarikan kuat terhadap dunia modeling.

Bakat tersebut tidak datang secara tiba-tiba. Sejak duduk di bangku taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP), Valeria sudah aktif mengikuti berbagai kegiatan modeling, baik di lingkungan sekolah, gereja maupun sejumlah kegiatan dan acara di Kota Surabaya.

Kini, kecintaannya terhadap dunia modeling semakin serius dengan mengikuti pendidikan di Din’s Models School, Surabaya.

Dari Malaka, Tumbuh dan Berkembang di Surabaya

Valeria menjalani pendidikan TK, SD hingga SMP di Surabaya bersama mama besar dan bapak besarnya, Ignasia Eda Bere Bentura dan Rodriguez Sensi Bria.

Dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan Valeria mengembangkan bakat dan kepercayaan dirinya.

Sejak kecil, Valeria memang telah menyimpan cita-cita untuk menjadi seorang model.

Cita-cita tersebut terus dipeliharanya hingga kini. Bahkan, dunia modeling tidak hanya menjadi aktivitas sambilan, tetapi mulai ditekuni secara lebih serius melalui sekolah modeling.

Di lingkungan sekolah, Valeria telah beberapa kali mengikuti perlombaan dan meraih prestasi. Saat masih TK, ia pernah meraih juara pertama dalam lomba tingkat sekolah. Ketika duduk di SD, ia kembali menunjukkan kemampuannya dengan meraih juara kedua.

Prestasi tersebut kemudian menjadi pijakan awal bagi Valeria untuk berani tampil di kompetisi yang lebih luas.
Mulai Berkompetisi di Panggung Modeling Surabaya

Setelah mendapatkan pengalaman melalui berbagai kegiatan di sekolah, Valeria mulai mengikuti kompetisi modeling di luar lingkungan sekolah.

Salah satu kompetisi pertamanya adalah NESC Models Contest yang didukung ASMAT PRO. Dalam kompetisi tersebut, Valeria berhasil menembus delapan besar.

Pengalaman berikutnya datang ketika Valeria mengikuti lomba modeling dalam rangka memeriahkan anniversary Pegadaian Galeri 24 ke-8.

Di ajang tersebut, model cilik asal Malaka ini kembali menunjukkan perkembangan kemampuannya dengan berhasil masuk lima besar.

Capaian tersebut menjadi prestasi yang cukup membanggakan, terutama karena Valeria harus berkompetisi dengan peserta lain di Kota Surabaya yang memiliki latar belakang dan pengalaman modeling beragam.

Tembus Lima Besar Kota Surabaya

Perkembangan Valeria semakin terlihat pada 5 Agustus 2026.
Saat mengikuti lomba modeling dengan mewakili sekolah modelingnya, Din’s Models School, Valeria berhasil masuk lima besar se-Kota Surabaya.

Pencapaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa model cilik kelahiran Betun, Malaka, ini mulai mampu bersaing dalam kompetisi modeling di salah satu kota besar di Indonesia.

Bagi Valeria, setiap kompetisi bukan hanya tentang menjadi juara. Setiap panggung menjadi kesempatan untuk belajar, membangun kepercayaan diri, melatih keberanian tampil di depan publik, sekaligus mengembangkan kemampuan di bidang yang sejak kecil dicintainya.
Target Berikutnya di Tunjungan Plaza Surabaya

Perjalanan Valeria di dunia modeling belum berhenti.

Ia dijadwalkan kembali mengikuti kompetisi modeling di Tunjungan Plaza Surabaya pada 6 September 2026.

Ajang tersebut menjadi kesempatan berikutnya bagi Valeria untuk mengasah kemampuan sekaligus menambah pengalaman di dunia modeling.

Dengan usia yang masih muda, perjalanan Valeria masih sangat panjang. Namun, konsistensinya sejak TK hingga kini menunjukkan bahwa ia memiliki kemauan untuk terus belajar dan berkembang.

Membawa Nama Malaka di Panggung Surabaya

Valeria bukan sekadar model cilik yang sedang mengejar prestasi. Ia juga menjadi salah satu contoh anak daerah yang berani mengembangkan potensi di luar daerah asalnya.

Lahir di Betun dan memiliki keluarga dari Malaka, Valeria membawa identitas daerahnya dalam perjalanan kreativitasnya di Surabaya.

Alamat keluarganya tercatat di Desa Harekakae, RT 06/RW 03, Dusun B, Kabupaten Malaka.

Perjalanan Valeria juga memperlihatkan bahwa anak-anak daerah memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi apabila mendapatkan ruang, dukungan keluarga dan kesempatan untuk mengembangkan bakat.

Dorong Anak Berani Mengembangkan Bakat

Kisah Valeria menjadi pesan penting bagi orang tua dan lingkungan sekitar agar tidak membatasi kreativitas anak hanya pada bidang akademik.

Dunia pendidikan memang penting, tetapi anak juga perlu diberikan kesempatan untuk menemukan dan mengembangkan potensi dirinya, baik dalam seni, olahraga, modeling, musik, teknologi maupun bidang kreatif lainnya.

Dukungan keluarga menjadi fondasi utama agar anak dapat tumbuh dengan percaya diri tanpa kehilangan fokus pada pendidikan.

Bagi Valeria, modeling menjadi ruang untuk belajar disiplin, keberanian, komunikasi, penampilan dan percaya diri.

Di tengah perjalanan tersebut, pendidikan formal tetap menjadi bagian penting yang tidak boleh ditinggalkan.

Dengan dukungan keluarga, sekolah modeling dan lingkungan sekitarnya, Valeria diharapkan dapat terus berkembang serta meraih prestasi yang lebih tinggi.

Dari Betun, Malaka, menuju panggung Surabaya, Valeria Rodriq Alana Seran kini sedang menulis kisahnya sendiri—seorang model cilik yang berani bermimpi, berani tampil dan terus belajar untuk mewujudkan cita-citanya.

Editor: Boni Atolan

banner 325x300
error: Content is protected !!