banner 728x250

Wagub Nyanyang Sapa Petani Bintan Sambil Panen Raya

Turun langsung ke kebun warga di Bintan, Wagub Nyanyang siap benahi rantai pasar dan kawal modernisasi pertanian demi dongkrak kesejahteraan petani Kepri

banner 120x600
banner 468x60

BINTAN, Radar Perbatasan.com – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, membuktikan komitmennya terhadap sektor pangan dengan turun langsung ke ladang warga. Mengenakan pakaian lapangan, dia membaur bersama Kelompok Tani (Poktan) Bintan Jaya untuk melakukan panen raya di Kampung Kangboi, Desa Toapaya Utara, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, pada Kamis 20 Agustus 2026.

Didampingi Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan (KP2KH) Provinsi Kepri, Nyanyang tampak antusias memetik langsung sejumlah komoditas unggulan yang dibudidayakan warga, mulai dari pepaya, jagung manis, cabai hijau, hingga nanas segar.

banner 325x300

Bagi Nyanyang, kegiatan ini bukan sekadar seremonial formalitas di atas kertas. Dia menyebut momen panen tersebut sebagai simbol kemenangan atas keringat dan ketekunan para petani dalam melawan ganasnya tantangan alam.

“Panen bersama hari ini bukan sekadar acara seremonial. Ini adalah simbol kemenangan atas kerja keras, tetesan keringat, dan ketekunan para petani kita dalam menghadapi berbagai tantangan alam,” ujar Nyanyang di lokasi.

Di wilayah kepulauan seperti Kepri, tantangan sektor pertanian memang tidak main-main. Mulai dari cuaca ekstrem, angin kencang, curah hujan yang tak menentu, hingga karakteristik tanah yang khas, menjadi ujian harian bagi para petani. Karena itu, Nyanyang memberikan apresiasi tinggi atas kegigihan Poktan Bintan Jaya.

Tampung Keluhan Harga Sayur Anjlok

Di balik semringahnya hasil panen, diskusi hangat di bawah rindangnya pohon buah juga mengungkap persoalan klasik yang meresahkan petani. Ketua Poktan Bintan Jaya, Kaharrudin, secara blak-blakan mengadu kepada Wagub soal menurunnya harga jual sejumlah komoditas, khususnya sayuran, yang langsung memukul pendapatan mereka.

Menanggapi keluhan tersebut, Nyanyang langsung memasang sikap tegas. Menurutnya, produktivitas tinggi tidak akan berdampak apa-apa jika tidak diimbangi dengan kepastian pasar dan harga yang layak.

“Peningkatan produksi harus diikuti dengan akses pasar yang baik sehingga hasil pertanian dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih optimal bagi petani,” tegas Nyanyang.

Sebagai solusi jangka panjang, Pemprov Kepri kini tengah menggenjot penguatan kelembagaan kelompok tani. Wagub ingin Poktan bertransformasi dari sekadar wadah administratif menjadi pusat inovasi, tempat belajar bersama, hingga motor penggerak ekonomi riil di tengah masyarakat.

“Dengan kelompok yang solid, posisi tawar petani akan meningkat, akses permodalan menjadi lebih mudah, dan manajemen pascapanen akan menjadi lebih profesional,” tambahnya.

Dorong Pertanian Ramah Iklim

Selain persoalan pasar, Nyanyang juga menekankan pentingnya adopsi teknologi pertanian yang ramah iklim guna menghadapi anomali cuaca global saat ini. Ia meminta instansi terkait agar tidak putus mendampingi petani agar hasil panen ke depan semakin melimpah dan tahan banting.

Menutup kunjungannya, Nyanyang berharap kisah sukses Poktan Bintan Jaya dapat menjadi role model yang ditularkan ke daerah-daerah lain di seluruh wilayah Kepri.

“Kita ingin menularkan semangat dan metode kerja yang sukses di sini ke wilayah-wilayah lain. Semoga hasil panen ini membawa keberkahan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan menjadi motivasi untuk menanam kembali dengan hasil yang lebih melimpah di musim berikutnya,” pungkas Nyanyang.

Editor: Budi Adriansyah
Penulis: Ron

 

banner 325x300
error: Content is protected !!