banner 728x250

Misteri Penemuan Mayat Pria Paruh Baya di Tanjungpinang

Polisi memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban yang kesehariannya tinggal seorang diri

banner 120x600
banner 468x60

TANJUNGPINANG, Radar Perbatasan.com – Warga Jalan Bukit Cermin Gang Diana, Kelurahan Bukit Cermin, Kecamatan Tanjungpinang Barat, mendadak gempar. Seorang pria paruh baya berinisial HS (58) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Selasa 18 Agustus 2026 malam.

Peristiwa ini pertama kali terungkap sekitar pukul 19.25 WIB. Saat itu, keponakan korban datang berniat mengantarkan koper ke rumah korban.

banner 325x300

Namun, sesampainya di lokasi, pintu rumah terkunci rapat. Setelah berhasil masuk dan memanggil sang pemilik rumah tanpa hasil, saksi mulai mencium bau tidak sedap dari arah kamar.

Alangkah terkejutnya saksi saat membuka pintu kamar korban. HS ditemukan sudah terbujur kaku di atas kasur dalam kondisi tidak bernyawa. Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada Ketua RT setempat, Darto, sebelum diteruskan ke pihak kepolisian.

Respons Cepat Polisi di Lokasi Kejadian

Mendapat laporan dari warga pada pukul 20.50 WIB, personel Polsek Tanjungpinang Barat bersama Piket Pamapta Polresta Tanjungpinang langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan awal.

Tak lama berselang, Tim Identifikasi Polresta Tanjungpinang tiba di TKP pukul 21.15 WIB guna melaksanakan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas memastikan tidak ada bekas luka maupun tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.

“Setiap laporan masyarakat akan segera ditindaklanjuti. Personel di lapangan juga melakukan langkah-langkah sesuai prosedur untuk memastikan situasi tetap aman serta mengungkap fakta terkait kejadian tersebut,” tegas Kapolsek Tanjungpinang Barat, Iptu M. Bangun.

Evakuasi Medis dan Penyelidikan Lanjutan

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui memang tinggal seorang diri di rumah tersebut. Abang kandung korban, Suwarto, menyebutkan bahwa terakhir kali dia bertemu dengan adiknya pada Minggu, 16 Agustus 2026.

Sekitar pukul 21.42 WIB, jenazah korban dievakuasi menggunakan mobil ambulans menuju RSUP Provinsi Kepulauan Riau untuk menjalani pemeriksaan medis lanjutan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami proses penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

Editor: Budi Adriansyah

 

banner 325x300
error: Content is protected !!