banner 728x250

Doa Kebangsaan Golkar Belu Berbuah Kepedulian, Rayakan HUT RI dengan Donasi untuk Korban Bencana Flores

banner 120x600
banner 468x60

BELU — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimaknai keluarga besar Partai Golkar Kabupaten Belu bukan sekadar sebagai momentum mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat kepedulian terhadap sesama.

banner 325x300

Semangat itu diwujudkan melalui Doa Kebangsaan yang digelar pengurus DPD II Partai Golkar Kabupaten Belu pada Senin, 17 Agustus 2026. Doa bersama dipimpin oleh Romo Agus Seran, Pr, dari Paroki Katedral Atambua.

Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Belu, Agustinus Nahak, mengatakan doa bersama pada momentum 17 Agustus merupakan tradisi yang telah dilakukan Partai Golkar sejak dahulu.

Menurut Agustinus, tradisi tersebut tetap dipertahankan karena kemerdekaan Indonesia tidak hanya perlu dirayakan dengan kegiatan seremonial, tetapi juga harus diisi dengan rasa syukur, doa dan kepedulian terhadap kehidupan masyarakat.

“Doa bersama setiap tanggal 17 Agustus ini sudah menjadi kebiasaan Partai Golkar sejak dulu. Kita bersyukur atas kemerdekaan yang Tuhan anugerahkan kepada bangsa Indonesia dan mendoakan bangsa serta daerah kita,” ujar Agustinus.

Namun, kata dia, peringatan HUT ke-81 RI tahun ini memiliki makna yang lebih khusus. Selain doa kebangsaan, keluarga besar Golkar Belu juga membuka donasi kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana di Flores.

Agustinus menjelaskan, langkah tersebut lahir dari rasa solidaritas dan keprihatinan terhadap saudara-saudara sebangsa yang sedang menghadapi musibah.

“Kalau kita bersyukur atas kemerdekaan, maka rasa syukur itu juga harus diwujudkan dalam kepedulian. Karena itu, tahun ini kami tidak hanya berdoa, tetapi juga mengajak seluruh pengurus untuk berbagi membantu saudara-saudara kita yang terkena bencana di Flores,” katanya.

Ia menegaskan, bantuan tersebut bukan semata-mata soal besar kecilnya nominal yang terkumpul, melainkan tentang kehadiran dan kepedulian.

Menurutnya, masyarakat Flores merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keluarga besar bangsa Indonesia. Ketika sebagian masyarakat mengalami musibah, maka masyarakat di daerah lain juga perlu menunjukkan solidaritas.

“Yang paling penting bukan berapa besar yang kita berikan, tetapi ketulusan dan kepedulian kita. Saudara-saudara kita di Flores sedang membutuhkan uluran tangan. Kita ingin menunjukkan bahwa dalam suka maupun duka, kita tetap satu sebagai anak bangsa,” ujar Agustinus.

Ia berharap gerakan donasi tersebut dapat menjadi bagian kecil dari semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Agustinus juga mengajak seluruh kader dan simpatisan Partai Golkar untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai ruang memperkuat persaudaraan, persatuan dan kepedulian sosial.

“Semangat kemerdekaan harus terus hidup. Bukan hanya dalam upacara dan perayaan, tetapi dalam tindakan nyata membantu sesama,” pungkasnya.

Bagi Golkar Belu, kemerdekaan akhirnya tidak berhenti pada upacara pengibaran Sang Merah Putih. Kemerdekaan juga menemukan maknanya ketika rasa syukur berubah menjadi kepedulian—ketika doa untuk bangsa disertai uluran tangan bagi mereka yang sedang tertimpa bencana.

Editor ,: Boni Atolan

banner 325x300
error: Content is protected !!