banner 728x250

Bupati Sikka Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada Pascagempa M7,7 di Nagekeo

banner 120x600
banner 468x60

Maumere, Sikka. Radar Perbatasan. Com

Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Sikka untuk tetap tenang, tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan menyusul gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 05.58.23 WITA.

banner 325x300

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lanjut Bupati Juventus, gempa tersebut berpusat di wilayah Timur Laut Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman sekitar 10 kilometer. Guncangan gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Sikka.

Sehubungan dengan kejadian tersebut, Bupati Sikka meminta seluruh masyarakat untuk tidak panik dan senantiasa mengutamakan keselamatan diri serta keluarga.

“Saya mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Sikka untuk tetap tenang, tidak panik, tetapi tetap waspada. Utamakan keselamatan diri dan keluarga serta ikuti setiap informasi dan arahan resmi dari pemerintah dan pihak yang berwenang,” imbau Bupati Sikka.

Khusus masyarakat yang berada di wilayah pesisir, pemerintah meminta agar tetap siaga dan memperhatikan perkembangan informasi resmi dari BMKG terkait potensi tsunami. Masyarakat tidak boleh mengabaikan setiap peringatan maupun arahan evakuasi yang disampaikan oleh pihak berwenang.

Masyarakat di kawasan pesisir diminta untuk segera menjauh dari pantai dan menuju tempat yang lebih aman apabila terdapat arahan evakuasi. Warga juga diimbau menghindari tepi sungai apabila terdapat peringatan tsunami.

Untuk memastikan keselamatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Sikka bersama BPBD, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa/kelurahan, serta unsur relawan terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan instansi teknis terkait.

Bupati Sikka juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan beberapa hal penting pascagempa, yakni:
Pertama: Tetap tenang dan tidak panik, serta mengutamakan keselamatan diri dan keluarga.
Kedua: Menjauhi bangunan yang mengalami kerusakan atau berpotensi roboh dan mencari tempat yang aman.
Ketiga: Bagi masyarakat di wilayah pesisir, tetap waspada terhadap perkembangan informasi mengenai potensi tsunami.
Keempat: Segera melakukan evakuasi apabila terdapat perintah dari pihak berwenang.
Kelima: Menjauhi pantai dan tepi sungai apabila terdapat peringatan tsunami.
Keenam: Menyiapkan tas siaga bencana yang berisi dokumen penting, obat-obatan, air minum, makanan secukupnya, alat penerangan, pakaian dan kebutuhan penting lainnya.
Ketujuh: Tidak memasuki bangunan yang mengalami kerusakan sebelum dinyatakan aman.
Kedelapan: Tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan kepanikan.
Kesembilan: Mengikuti arahan petugas di lapangan, termasuk BPBD, TNI, Polri, Basarnas, pemerintah kecamatan, desa/kelurahan dan unsur terkait lainnya.

Bupati Sikka menegaskan bahwa informasi mengenai gempa, tsunami, maupun perkembangan kondisi di lapangan hendaknya hanya diperoleh melalui sumber resmi, terutama BMKG, BPBD, dan Pemerintah Kabupaten Sikka.

Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya maupun menyebarkan foto, video, pesan berantai, atau informasi lain yang belum diketahui sumber dan kebenarannya.

“Mari kita tetap tenang, saling membantu, meningkatkan kewaspadaan, dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Pemerintah bersama seluruh unsur terkait terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk memastikan keselamatan masyarakat,” tegas Bupati Sikka.

Bupati Sikka mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sikka untuk bersama-sama menjaga ketenangan dan keamanan lingkungan, membantu warga yang membutuhkan pertolongan, serta memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi situasi pascagempa.

“Mari kita bersama-sama berdoa, semoga seluruh masyarakat Kabupaten Sikka senantiasa diberikan perlindungan, keselamatan, kesehatan, kekuatan dan ketabahan oleh Tuhan Yang Maha Esa,” tutupnya.

Yuven Fernandez

banner 325x300
error: Content is protected !!