banner 728x250

Kolaborasi UMRAH dan UiTM Dongkrak UMKM Senggarang Mendunia

Lewat program pengabdian masyarakat internasional, UMRAH dan UiTM Malaysia melatih pelaku UMKM di Tanjungpinang mengemas produk olahan laut menggunakan teknik digital story telling agar tembus pasar global

banner 120x600
banner 468x60

TANJUNGPINANG, Radar Perbatasan.com – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) kembali membuktikan komitmen nyatanya dalam memberdayakan masyarakat pesisir. Menggandeng Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, tim dosen dan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim (FEBM) UMRAH menggelar pengabdian masyarakat bertajuk digitalisasi pemasaran di Kelurahan Senggarang, Tanjungpinang, pada Minggu 7 Juni 2026.

Kelurahan Senggarang yang ditetapkan sebagai Desa Binaan UMRAH menyimpan potensi kuliner bahari yang melimpah. Mulai dari kerupuk ikan, kerupuk udang, otak-otak, bakso ikan, pempek, hingga luti gendang rutin diproduksi oleh warga setempat. Namun, keterbatasan literasi pemasaran digital membuat jangkauan produk-produk unggulan ini masih tertahan di pasar tradisional.

banner 325x300

Melihat tantangan tersebut, Ketua Tim PKM Internasional UMRAH-UiTM, Abdul Jalal, S.E., M.Si., menegaskan bahwa strategi pemasaran konvensional tidak lagi relevan untuk bersaing di era modern. Melalui program ini, para pelaku usaha dibekali keahlian digital story telling untuk meramu nilai sejarah, resep turun-temurun, dan kearifan lokal menjadi narasi pemasaran yang memikat.

“Di era digital, konsumen tidak hanya membeli produk fisik, tetapi juga membeli cerita dan nilai di balik pembuatannya. Produk olahan laut Senggarang ini luar biasa karena dibuat dari ikan segar hasil tangkapan nelayan lokal dengan resep khas. Narasi autentik inilah yang kita angkat ke media sosial agar memiliki daya tarik dan nilai jual yang lebih tinggi, bahkan hingga ke pasar internasional,” ujar Abdul Jalal.

Antusiasme Tinggi Pelaku Usaha Lokal

Kehadiran tim kolaborasi internasional ini disambut hangat oleh pemerintah setempat yang diwakili oleh Sekretaris Camat serta Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelurahan Senggarang. Apresiasi tinggi diberikan atas kepedulian akademisi yang turun langsung mendampingi masyarakat.

Antusiasme terpancar jelas dari para pelaku UMKM yang hadir sejak pagi hingga siang hari. Mereka tampak aktif mengikuti sesi pelatihan intensif, mulai dari teknik dasar memotret produk menggunakan smartphone, menyusun kata-kata promosi (copywriting) yang menjual, hingga cara efektif mengelola akun media sosial bisnis secara profesional.

Sentuhan Ecoprint dan Harapan Masa Depan

Menariknya, kegiatan ini turut berkolaborasi dengan Tim PKM UMRAH-UiTM lainnya yang memperagakan pembuatan batik tradisional ramah lingkungan (echo print). Memanfaatkan dedaunan endemik lokal sebagai corak alami, produk batik ini dihadirkan sebagai contoh nyata penerapan story telling digital pada produk berbasis kearifan lokal.

Melalui pendampingan berkelanjutan dari tim dosen dan mahasiswa, program kolaborasi lintas negara ini diharapkan mampu mendongkrak visibilitas digital produk Senggarang. Pada akhirnya, langkah strategis ini diyakini mampu membawa dampak nyata pada peningkatan pendapatan serta kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir di Kepulauan Riau.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!