banner 728x250

Dosen FEBM UMRAH Dampingi UMKM Lokal Naik Kelas

Pengabdian masyarakat di Tanjungpinang Timur hadirkan solusi terpadu penguatan literasi keuangan, perpajakan, hingga legalitas bisnis demi cetak wirausaha berdaya saing

banner 120x600
banner 468x60

TANJUNGPINANG, Radar Perbatasan.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim Universitas Maritim Raja Ali Haji (FEBM UMRAH) memperkuat komitmen nyata dalam pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas), tim dosen FEBM UMRAH menggelar pendampingan intensif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta para alumni di Kecamatan Tanjungpinang Timur, pada Selasa 16 Juni 2026.

Mengusung tema “Pendampingan Usaha Terpadu: Mewujudkan Lulusan Berdampak melalui Penguatan Literasi Keuangan, Perpajakan, dan Aspek Legalitas Usaha di Kecamatan Tanjungpinang Timur,” program ini dirancang sebagai solusi konkret untuk mengatasi hambatan klasik yang kerap dialami pelaku usaha kecil dalam merintis pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

banner 325x300

Ketua Tim Abdimas FEBM UMRAH, Ardiansyah, S.E., M.Si., QWP., AWP., mengungkapkan bahwa banyak pelaku UMKM memiliki produk unggulan dan inovasi yang mumpuni. Namun, potensi besar tersebut sering kali tertahan akibat lemahnya tata kelola keuangan, minimnya kepatuhan pajak, serta belum lengkapnya aspek legalitas usaha.

“Kami tidak pernah meragukan kemampuan Bapak dan Ibu dalam melihat peluang usaha maupun berinovasi. Namun berdasarkan pengamatan kami di lapangan, masih banyak pelaku UMKM yang sulit berkembang bahkan naik kelas karena belum mengintegrasikan literasi keuangan, perpajakan, dan legalitas usaha ke dalam pengelolaan bisnisnya,” ujar Ardiansyah saat membuka kegiatan.

Kolaborasi Lintas Sektoral Demi UMKM Mandiri

Rangkaian kegiatan berlangsung dinamis dengan menghadirkan materi komprehensif dari berbagai instansi strategis. Perwakilan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) membedah skema akses pembiayaan mudah melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sementara itu, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tanjungpinang memberikan edukasi mendalam mengenai pentingnya kesadaran perpajakan bagi UMKM.

Tidak kalah penting, Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) UMRAH turut memandu peserta memahami pengurusan legalitas usaha, mulai dari pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) hingga Sertifikasi Halal.

Sebagai bentuk tindak lanjut nyata, para peserta langsung diarahkan menuju Klinik UMKM. Pos layanan konsultasi ini menyediakan tiga pilar utama pendampingan: konsultasi literasi keuangan, perpajakan, dan legalitas usaha.

Tim Abdimas juga memberikan tantangan proaktif kepada para peserta berupa kewajiban mencatat transaksi harian selama tiga bulan menggunakan templat Microsoft Excel yang telah disediakan, sembari didampingi secara berkala hingga seluruh aspek legalitas terpenuhi.

Apresiasi Positif dari Pelaku Usaha

Inisiatif gemilang ini disambut hangat oleh para peserta. Perwakilan mitra alumni FEBM UMRAH, Yanti, menilai program pengabdian ini memberikan dampak langsung yang sangat dirasakan oleh para pelaku usaha di tengah ketatnya persaingan pasar.

“Kegiatan pengabdian oleh tim dosen UMRAH sangat berdampak positif bagi kami sebagai pelaku UMKM. Pola pikir kami menjadi lebih terbuka untuk membekali usaha dengan tiga aspek utama yang telah dibahas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi yang mempertemukan kembali para alumni FEBM UMRAH di tengah kesibukan masing-masing,” tutur Yanti.

Program Abdimas yang didanai penuh oleh Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) ini melibatkan sinergi lintas program studi di lingkungan FEBM UMRAH serta keikutsertaan mahasiswa sebagai wujud implementasi tridharma perguruan tinggi. Melalui langkah terpadu ini, FEBM UMRAH optimis para alumni dan pelaku UMKM lokal mampu bertransformasi menjadi wirausaha yang profesional, taat hukum, dan siap naik kelas.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!