banner 728x250

Warga Bintan Hanyut Saat Bermain Kano Diselamatkan Kapal

Tofik (41) terombang-ambing di tengah laut selama berjam-jam sebelum akhirnya ditemukan kru kapal penumpang yang melintas

banner 120x600
banner 468x60

BINTAN, Radar Perbatasan.com – Nasib mujur menimpa Tofik (41), seorang warga Mentigi, Tanjung Uban, Kabupaten Bintan. Pria ini berhasil lolos dari maut setelah ditemukan terombang-ambing di tengah Perairan Tanjung Sauh, Selat Riau, pada Senin 13 Juli 2026.

Aksi penyelamatan dramatis ini bermula saat speedboat SB Sea Eleven Express melintas di perairan tersebut dalam perjalanan dari Telaga Punggur, Batam, menuju Tanjung Uban, sekitar pukul 13.40 WIB.

banner 325x300

Di tengah rutinitas pelayaran, mata awak kapal tertuju pada sosok pria yang mengapung di permukaan air. Tanpa membuang waktu, nakhoda segera menghentikan laju kapal. Salah satu Anak Buah Kapal (ABK) dengan sigap terjun ke laut untuk mengevakuasi korban.

“Korban ditemukan masih hidup dan sadar. Evakuasi hanya memakan waktu lima menit,” ujar perwakilan kru kapal di lokasi.

Setelah berhasil dinaikkan ke atas kapal dalam kondisi selamat, Tofik langsung mendapatkan pertolongan pertama sebelum dibawa menuju Pelabuhan Tanjung Uban untuk pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.

Diduga Hanyut Saat Main Kano

Berdasarkan keterangan dari keluarga korban, insiden ini bermula saat Tofik bermain kano di wilayah Sakera, Bintan Utara. Diduga kuat, korban hanyut terseret arus pasang yang cukup kencang hingga terbawa jauh ke perairan terbuka.

Pihak keluarga mengaku tidak mengetahui rencana korban bermain kano, hingga akhirnya mendapat kabar mengejutkan bahwa korban ditemukan oleh kru kapal penumpang.

Saat ini, Satpolairud Polres Bintan bersama instansi terkait, seperti Syahbandar dan PLP Kelas II Tanjung Uban, tengah melakukan pendataan serta pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi di lapangan.

“Korban sudah dalam penanganan medis dan dipastikan dalam kondisi stabil,” pungkas otoritas setempat.

Kisah ini menjadi pengingat bagi masyarakat pesisir untuk selalu memperhatikan kondisi arus laut sebelum beraktivitas, terutama saat menggunakan perahu atau kano di perairan Selat Riau yang memiliki arus cukup kuat.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!