LINGGA, Radar Perbatasan.com – Semangat kolaborasi kian terasa di Desa Duara, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Senin 13 Juli 2026, Pemerintah Desa (Pemdes) Duara resmi menggandeng mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STISIPOL Raja Ali Haji Tanjungpinang untuk mematangkan agenda pengabdian yang akan dijalankan selama 45 hari ke depan.
Pertemuan yang digelar di Kantor Desa Duara tersebut menjadi ajang krusial untuk menyelaraskan visi. Dihadiri langsung oleh Kepala Desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan rombongan mahasiswa, diskusi berjalan dinamis guna memastikan setiap program kerja benar-benar menjawab kebutuhan riil warga di lapangan.
Sinkronisasi Pembangunan Desa
Kepala Desa Duara menyambut hangat kehadiran para mahasiswa. Dia menekankan bahwa kehadiran mahasiswa bukan sekadar pelengkap, melainkan katalisator bagi pembangunan berkelanjutan di wilayahnya.
“Kami mengapresiasi kehadiran rekan-rekan mahasiswa. Besar harapan kami, program yang sudah disepakati ini menjadi akselerator kemajuan desa melalui sinergi yang solid antara pemerintah desa, warga, dan mahasiswa,” ungkapnya di sela-sela pertemuan.
Komitmen untuk Beri Dampak
Di sisi lain, Koordinator KKN menegaskan komitmen timnya untuk tidak sekadar “hilir-mudik” di desa. Seluruh peserta KKN siap berbaur dan memberikan dedikasi penuh selama masa pengabdian.
“Kami berkomitmen membangun komunikasi yang harmonis. Kami ingin setiap ilmu yang kami miliki dapat terimplementasi dengan baik dan memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Desa Duara,” ujar Koordinator KKN.
Dengan rampungnya agenda pertemuan ini, mahasiswa KKN kini resmi “tancap gas” untuk melaksanakan rangkaian program kerja yang telah disusun. Sinergi ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat dalam mewujudkan Desa Duara yang lebih baik, sekaligus menjadi bekal pengalaman berharga bagi mahasiswa sebelum terjun ke dunia profesional.
Editor: Budi Adriansyah

















