BINTAN, Radar Perbatasan.com – Suasana malam di Jalan Wr. Supratman, Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, mendadak mencekam pada Kamis 2 Juli 2026 malam. Sekira pukul 22.50 WIB, sebuah kecelakaan lalu lintas (laka lantas) melibatkan dua pengendara sepeda motor, yang berujung pada hilangnya satu nyawa.
Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Honda Supra X 125 dengan nomor polisi BP 3829 TP yang dikendarai oleh Subakri, dengan Honda Scoopy bernomor polisi BP 3518 TI yang dikendarai oleh Andri Yuwono.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan data yang dihimpun, kecelakaan bermula saat Andri Yuwono tengah melaju dari arah Tanjungpinang menuju Toapaya. Saat melintasi lokasi kejadian, yang dikenal memiliki kontur jalan menikung ke kiri, sepeda motor Honda Supra X 125 yang dikendarai Subakri datang dari arah belakang.
Diduga karena kurang antisipasi, pengendara Supra X tersebut menyenggol kendaraan yang dikendarai Andri. Benturan keras tak terelakkan, membuat kedua pengendara terpelanting dan terjatuh di badan jalan.
Korban Jiwa dan Kerusakan
Nasib nahas menimpa Subakri. Dia mengalami cedera parah, termasuk robek di pelipis mata kanan, pendarahan aktif dari telinga dan mulut, hingga luka lecet di lutut. Nyawanya tak tertolong saat dilarikan ke RSUP Raja Ahmad Thabib.
Sementara itu, Andri Yuwono dilaporkan selamat namun mengalami luka-luka cukup serius, yakni luka lecet di bahu dan lutut kanan, serta dislokasi pada pergelangan tangan kanan. Saat ini, Andri masih mendapatkan perawatan medis intensif.
Kondisi Jalan dan Kerugian
Kondisi cuaca di lokasi kejadian saat itu dilaporkan cerah, namun arus lalu lintas dalam keadaan sedang. Meski jalan beraspal, kontur menikung di lokasi tersebut menjadi catatan tersendiri bagi keamanan berkendara. Akibat kecelakaan ini, kerugian materil diperkirakan mencapai Rp500.000.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang terus mendalami kasus ini. Pengguna jalan diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur tikungan di malam hari, guna menghindari kecelakaan serupa yang berakibat fatal.
Editor: Budi Adriansyah

















