TANJUNGPINANG, Radar Perbatasan.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, memberikan pesan tegas kepada jajaran pengurus baru Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tanjungpinang-Bintan masa khidmat 2026-2027. Di hadapan para kader muda, Ronny menekankan bahwa mahasiswa tidak boleh hanya berdiam diri, melainkan harus menjadi motor penggerak solusi di masyarakat.
Pesan ini disampaikan Ronny saat menghadiri prosesi pelantikan sekaligus diskusi publik yang berlangsung khidmat di Gedung Serbaguna BPMP Provinsi Kepulauan Riau, pada Selasa 30 Juni 2026.
Kepemimpinan Berbasis Solusi
Mengusung tema “Menguatkan Kepemimpinan Membangun Masa Depan”, Ronny menilai tajuk tersebut sangat relevan dengan kebutuhan zaman. Menurutnya, standar kepemimpinan masa kini telah bergeser jauh dari sekadar wacana.
“Kepemimpinan tidak hanya diukur dari kemampuan memimpin organisasi, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan solusi, membangun kolaborasi, dan menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujar Ronny dengan lugas.
Dia mengingatkan, PMII memiliki rekam jejak panjang sebagai “kawah candradimuka” yang sukses melahirkan banyak tokoh bangsa. Keunggulan intelektual, kematangan emosional, dan kekuatan spiritual yang dimiliki kader PMII adalah aset berharga yang harus dioptimalkan untuk menjawab persoalan riil masyarakat.
Menjadi Mitra Strategis Pemerintah
Dalam kesempatan tersebut, Ronny juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bintan berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Dia menyadari bahwa pembangunan daerah bukanlah tugas yang bisa diselesaikan pemerintah sendirian.
Sejalan dengan visi Bintan Juara, Ronny menaruh harapan agar PMII dapat menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya dalam:
• Membangun budaya intelektual yang sehat.
• Memperkokoh nilai-nilai kebangsaan dan menjaga persatuan.
• Melahirkan inovasi konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kepada seluruh kader PMII, saya berpesan agar terus mengembangkan kapasitas diri. Jagalah idealisme dengan tetap mengedepankan etika. Jadilah agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Bintan, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, hingga Indonesia,” tutupnya penuh semangat.
Editor: Budi Adriansyah

















