banner 728x250

Perkuat Ukhuwah, Bintan Peringati Tahun Baru Islam 1448

Sekda Bintan Ronny Kartika ajak warga jadikan momentum hijrah untuk evaluasi diri demi Bintan yang lebih maju

banner 120x600
banner 468x60

BINTAN, Radar Perbatasan.com – Semangat kebersamaan menyelimuti Masjid Agung Sultan Riau, Kolong Enam Kijang, pada Rabu 17 Juni 2026. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dengan pesan kuat: mempererat ukhuwah demi mewujudkan Bintan yang damai, maju, dan sejahtera.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh lapisan masyarakat untuk tidak sekadar merayakan pergantian tahun, melainkan melakukan refleksi diri. Penceramah nasional, Ustadz Letkol Laut Abdul Rokhim Hadi Anwar atau yang akrab disapa Ustadz Blangkon Loreng, hadir langsung memberikan tausiyah yang menyentuh hati para jamaah.

banner 325x300

Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan, Ronny Kartika, yang hadir mewakili pemerintah daerah, menekankan bahwa peringatan ini adalah ajang untuk meningkatkan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Bintan, kami mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Semoga tahun ini membawa keberkahan dan memantapkan iman kita dalam menjalani kehidupan,” ujar Ronny dalam sambutannya.

Refleksi Hijrah di Bintan

Menurut Ronny, peringatan 1 Muharram harus dimaknai sebagai langkah nyata untuk memperbaiki kualitas ibadah dan kepedulian sosial. Dia mengajak masyarakat untuk memaknai hijrah Rasulullah SAW sebagai semangat untuk terus berbenah.

Ada beberapa poin penting yang ditekankan dalam sambutan Sekda Bintan:
• Evaluasi Diri: Momentum 1 Muharram adalah waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi diri dan memperbaiki kualitas hidup.
• Sinergi Daerah: Mengajak aparatur pemerintah, tokoh agama, imam masjid, guru mengaji, hingga tokoh adat untuk bersinergi membangun daerah.
• Persatuan Umat: Mengedepankan ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah Insaniyah sebagai pondasi keharmonisan di tengah keberagaman.
• Gotong Royong: Semangat tolong-menolong adalah kunci untuk mencapai cita-cita Bintan yang damai dan maju.

Hijrah sebagai Transformasi Diri

Senada dengan hal tersebut, Ustadz Blangkon Loreng dalam tausiyahnya mengajak jamaah untuk mendefinisikan ulang makna “hijrah”. Menurutnya, hijrah bukan sekadar perpindahan lokasi geografis, melainkan transformasi mental dan spiritual.

“Hijrah adalah perubahan menuju pribadi yang lebih baik, lebih bermanfaat bagi sesama, dan tentunya semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT,” tegas Ustadz Blangkon Loreng di hadapan ratusan jamaah.

Pemkab Bintan berharap, peringatan ini tidak berakhir sebatas seremonial di masjid saja. Semangat hijrah dan ukhuwah yang terbangun diharapkan dapat menjadi energi positif bagi masyarakat untuk menjaga persatuan, mempererat tali persaudaraan, dan berkontribusi secara nyata bagi kemajuan Kabupaten Bintan yang lebih baik di masa depan.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!