Kefamenanu Radar Perbatasan—
Momen penuh haru mewarnai penyerahan bantuan rumah kepada Ibu Elviana Kolo di Dusun Taseo, Lingkungan Maslete, Kelurahan Tubuhue, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT Senin (15/6/2026).

Dalam sambutannya, Bupati TTU Valentinus Delasalle Kebo mengungkapkan bahwa penyerahan rumah tersebut bukan sekadar program bantuan pemerintah, tetapi menjadi jawaban atas doa dan harapan yang telah lama dinantikan keluarga penerima.
Bupati mengenang kembali kunjungannya ke rumah lama milik Ibu Elviana pada tahun 2023. Saat itu, ia datang mengantar peti duka dan menyaksikan langsung kondisi rumah yang sangat memprihatinkan.

“Ketika saya datang waktu itu, saya hanya bisa melihat kondisi rumah dan berharap suatu saat keluarga ini bisa mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak. Hari ini kita bersyukur karena harapan itu akhirnya terwujud,” ungkap Valen Kebo.
Menurutnya, rumah yang kini berdiri menjadi bukti bahwa pemerintah harus hadir secara nyata di tengah masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga merespons informasi mengenai warga Dusun Taseo, Ansel Sakunab, yang rumahnya roboh dan terpaksa berpindah tempat tinggal di pinggir Kali . Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten TTU akan segera membangun satu unit rumah bagi warga tersebut dalam waktu dekat.
“Pemerintah hadir untuk masyarakat. Jika memang membutuhkan dan layak dibantu, maka kita harus bergerak cepat,” tegasnya.
Bupati menjelaskan bahwa Kabupaten TTU saat ini memperoleh alokasi sekitar 1.050 unit bantuan rumah dari pemerintah pusat dan lembaga terkait, terdiri dari sekitar 750 unit melalui Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dan 300 unit dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Dari jumlah tersebut, sekitar 800 unit akan segera disalurkan ke sejumlah desa yang telah ditetapkan pemerintah pusat, dengan nilai bantuan sebesar Rp20 juta per unit rumah.
Program tersebut diprioritaskan bagi masyarakat kategori desil 1 hingga desil 3, serta warga yang telah memulai pembangunan rumah tetapi belum mampu menyelesaikannya karena keterbatasan ekonomi.
Selain bantuan pusat, Pemerintah Provinsi juga turut menyalurkan bantuan rumah dengan nilai yang sama.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten TTU tetap mempertahankan program bantuan rumah daerah sebanyak sekitar 30 unit setiap tahun, lengkap hingga serah terima kunci dan fasilitas sanitasi.
Valen Kebo menegaskan, penentuan penerima bantuan kini dilakukan dengan pendekatan langsung di lapangan agar bantuan benar-benar tepat sasaran.
“Kami ingin memastikan yang menerima adalah masyarakat yang memang berhak, bukan karena kedekatan atau kepentingan tertentu,” ujarnya.
Hal menarik dalam setiap penyerahan rumah yang dilakukan Pemerintah TTU adalah selalu disertai pemberkatan oleh Pastor atau Pendeta.
Menurut Bupati, rumah bukan hanya bangunan fisik, tetapi tempat bertumbuhnya kehidupan dan harapan baru bagi keluarga penerima.Romo Gabriel Alos,Pr Pastor Paroki Naesleu turut memberkati rumah bantuan ini.
“Rumah yang selesai dibangun harus langsung diberkati agar keluarga yang menempatinya dapat hidup tenang, damai, dan penuh sukacita,” katanya.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung pemerintah agar tetap mampu menghadirkan pelayanan terbaik meski di tengah berbagai keterbatasan.
Acara berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan rasa syukur,dimana penyamun msambutanPenyerahan rumah kepada keluarga Ibu Elviana Kolo menjadi simbol hadirnya negara dan pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
Kontributor: SINTU LOPES

















