banner 728x250

Tingkatkan Kualitas ASN, Pemprov Kepri Resmi Gandeng UNP

Sekda Misni dorong aparatur lanjut studi S2 dan S3 untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang maju dan berdaya saing

banner 120x600
banner 468x60

TANJUNGPINANG, Radar Perbatasan.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) kian serius dalam upaya peningkatan kompetensi aparatur sipil negara (ASN). Langkah konkret ini dipertegas melalui sinergi strategis bersama Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Padang (UNP).

Sinergi tersebut terjalin dalam kunjungan akademik jajaran UNP ke Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Dompak, Tanjungpinang, pada Kamis 11 Juni 2026. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, Misni, menyambut positif kolaborasi ini sebagai momentum krusial untuk mencetak SDM birokrasi yang unggul.

banner 325x300

Dalam sambutannya, Misni menegaskan bahwa peningkatan kapasitas ASN bukan sekadar formalitas akademik, melainkan kebutuhan mendesak guna mendukung visi pembangunan daerah yang maju, makmur, dan merata.

“Sesuai visi dan misi RPJMD, peningkatan tata kelola pemerintahan membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas. Kami berharap kolaborasi ini menjadi pintu masuk bagi ASN untuk meningkatkan kapasitas, baik ke jenjang magister (S2) maupun doktoral (S3),” ujar Misni.

Arah Kebijakan Strategis

Untuk merealisasikan rencana ini, Misni memastikan komitmen Pemprov Kepri dalam mendukung pengembangan kompetensi pegawainya. Dia akan menginstruksikan perangkat daerah terkait, seperti BPSDM, BKD, BKAD, hingga Barenlitbang, untuk merumuskan langkah strategis.

“Kami akan memetakan kemampuan keuangan daerah. Tidak menutup kemungkinan ke depan akan ada skema tugas belajar maupun dukungan pembiayaan pendidikan bagi ASN yang berprestasi dan memiliki kinerja baik,” tegasnya.

Solusi Pendidikan Fleksibel

Di sisi lain, Wakil Direktur I Sekolah Pascasarjana UNP, Indang Dewata, menawarkan solusi pendidikan yang sangat relevan dengan kebutuhan birokrasi. Dia menyoroti Program Studi Ilmu Lingkungan sebagai salah satu bidang yang vital bagi pembangunan daerah.

“Ilmu lingkungan sangat relevan untuk mendukung pembangunan daerah, mulai dari aspek kesehatan, ekonomi, hingga tata ruang. Semuanya saling berkaitan,” jelas Indang.

Guna menjawab kendala waktu bagi para ASN, UNP merancang sistem perkuliahan yang fleksibel. Mayoritas proses pembelajaran dilakukan secara daring, sementara tatap muka hanya dilakukan terbatas untuk kuliah lapangan dan evaluasi akademik.

Sebagai institusi pendidikan, UNP juga membawa kredibilitas tinggi, di mana kampus ini tercatat sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera berdasarkan pemeringkatan Webometrics.

Menutup pertemuan, Misni optimis bahwa investasi pada pendidikan ASN ini akan memberikan multiplayer effect bagi daerah.

“Dengan SDM yang kompeten, kita optimistis tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Kepri akan semakin berkualitas,” tutupnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi Kepri Harlianto, anggota DPRD Kota Tanjungpinang Agus Candra Wijaya, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemprov Kepri.

Editor: Budi Adriansyah
Penulis: Zah

banner 325x300
error: Content is protected !!