banner 728x250

Pemilihan Ketua RT, Warga Tanjungpinang Diminta Tetap Bersatu

Ketua BM Kosgoro 1957, Yayan Agusman, menekankan bahwa perbedaan pilihan dalam kontestasi RT jangan sampai mengorbankan kerukunan dan silaturahmi antar warga

banner 120x600
banner 468x60

TANJUNGPINANG, Radar Perbatasan.com – Demam pemilihan ketua RT kini tengah mewarnai kehidupan sosial di Kota Tanjungpinang. Di tengah antusiasme warga menyambut pesta demokrasi tingkat akar rumput ini, Ketua Barisan Muda (BM) Kosgoro 1957 Tanjungpinang, Yayan Agusman, menitipkan pesan penting agar persatuan tetap menjadi prioritas utama.

Yayan menegaskan, perbedaan aspirasi dan pilihan dalam pemilihan ketua RT adalah hal yang sangat lumrah dalam kehidupan demokrasi. Namun, dia mengingatkan agar dinamika ini tidak dibiarkan menjadi bibit perpecahan yang mencederai nilai persaudaraan dan semangat gotong royong.

banner 325x300

“Jangan karena berbeda pilihan lalu memutus silaturahmi. Ketua RT dipilih untuk menyatukan warga, bukan menjadi sebab terpecahnya masyarakat,” tegas Yayan saat dihubungi pada Kamis 11 Juni 2026.

Menurut Yayan, pemilihan RT merupakan momentum strategis untuk memperkuat kebersamaan. Dia mengajak seluruh masyarakat Tanjungpinang untuk menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi dengan mengedepankan sikap saling menghormati, terlepas dari siapa pun figur yang didukung.

Dia pun berpesan agar warga selalu menjaga keharmonisan bertetangga, karena hubungan sosial tersebut akan terus terjalin dalam jangka panjang.

“Jagalah persaudaraan. Hubungan bertetangga akan terus berjalan dalam waktu yang panjang, jauh setelah pemilihan berakhir,” tambahnya.

Yayan berharap, seluruh rangkaian pemilihan ketua RT di Tanjungpinang dapat berlangsung aman dan damai. Dia menutup pesannya dengan ajakan untuk menerima hasil pemilihan secara legawa.

“Siapa pun yang terpilih adalah pilihan warga dan harus dihormati bersama. Setelah pemilihan berakhir, yang ada adalah kebersamaan untuk membangun lingkungan yang aman dan penuh semangat gotong royong,” pungkasnya.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!