TANJUNGPINANG, Radar Perbatasan.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bergerak cepat memastikan dua perhelatan pariwisata bergengsi tahun ini berjalan sukses. Kesiapan teknis hingga aspek kenyamanan pengunjung menjadi fokus utama dalam rapat finalisasi yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Misni, di Gedung Daerah, Tanjungpinang, pada Selasa 9 Juni 2026.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan agenda Kemilau Nusantara Kepri 2026 dan Penyengat Heritage 2026 berlangsung tanpa hambatan. Sekda Misni menekankan bahwa koordinasi lintas sektor adalah kunci utama agar kedua event ini tidak hanya sekadar meriah, tetapi juga aman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Fokus pada Kenyamanan Pengunjung
Sekda Misni menegaskan, seluruh perangkat daerah harus bekerja detail. Dia menyoroti pentingnya mitigasi risiko, mulai dari pengelolaan parkir, pengaturan lalu lintas, hingga kesiagaan layanan medis.
“Kita harus mengantisipasi potensi lonjakan pengunjung. Fasilitas umum seperti toilet dan ambulans harus tersedia dengan baik. Tujuannya satu: agar pengunjung merasa nyaman dan terlayani,” tegas Misni dalam arahannya.
Jadwal dan Rangkaian Acara
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Hasan, memastikan dua agenda ini telah masuk dalam Kalender Event Pariwisata Kepri 2026. Berikut adalah rincian acaranya:
1. Kemilau Nusantara Kepri 2026
• Waktu: 13-15 Juni 2026
• Lokasi: Laman Gurindam XII, depan Gedung LAM Tanjungpinang.
• Tema: “Pulau Penyengat Jembatan Lintas Generasi”
• Highlight: Parade Wisata Budaya Nusantara, Tari Kreasi Melayu, penampilan musik lokal, hingga nonton bareng Piala Dunia 2026.
2. Penyengat Heritage 2026
• Waktu: 19-21 Juni 2026
• Lokasi: Halaman Balai Adat Pulau Penyengat.
• Tema: “Regeneration Lifestyle Tourism”
• Highlight: Festival Gasing Internasional, Festival Tari Kreasi, Jong Festival, Kampoeng Permainan Tradisional, penanaman mangrove, hingga bazar UMKM.
Optimisme Dongkrak Ekonomi Lokal
Lebih dari sekadar hiburan, Hasan menargetkan gelaran ini mampu menarik sekitar 3.000 kunjungan wisatawan. Sinergi antara pelestarian budaya dan konsep lifestyle tourism diharapkan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat Tanjungpinang.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk mendukung kesuksesan event ini. Ini adalah wajah pariwisata Kepri, aman, berkesan, dan siap mendunia,” tutup Hasan optimistis.
Editor: Budi Adriansyah
Penulis: Va

















