banner 728x250

IMADAR Kefamenanu Desak Polres Malaka: Usut Tuntas Voice Note Misterius, Jangan Biarkan Publik Bertanya-tanya

banner 120x600
banner 468x60

Ikatan Mahasiswa Dawan R (IMADAR) Kefamenanu kembali menyuarakan desakan tegas kepada Polres Malaka untuk mengusut tuntas beredarnya voice note misterius yang viral di media sosial dan diduga berkaitan dengan kematian Almarhum Wilhelmus Asa alias Saul, di wilayah Kabupaten Malaka (Wederok).

Desakan ini muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kasus kematian Saul yang hingga kini masih menyisakan berbagai pertanyaan. Voice note yang beredar luas dinilai memperkeruh situasi karena memunculkan beragam spekulasi di masyarakat.

banner 325x300

Ketua Mandataris IMADAR Kefamenanu, Marlianus Jeriyanto Manek yang akrab disapa Jeri, menegaskan bahwa pihak kepolisian harus segera mengambil langkah konkret untuk menelusuri kebenaran isi voice note tersebut, sekaligus memastikan tidak ada informasi yang menyesatkan publik.

“Kami mendesak Polres Malaka agar serius dan transparan dalam mengusut voice note yang beredar. Jika kebenarannya sudah diketahui, maka harus segera diumumkan secara terbuka. Jangan biarkan publik terus bertanya-tanya,” tegasnya.

IMADAR menilai bahwa keterbukaan informasi dari aparat penegak hukum sangat penting guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses penyelidikan yang sedang berjalan. Mereka juga menekankan bahwa kasus kematian Saul harus ditangani secara profesional dan tidak boleh dibiarkan menggantung.

Selain itu, IMADAR mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Mereka meminta semua pihak untuk memberikan ruang bagi aparat kepolisian dalam bekerja, namun tetap mengedepankan prinsip transparansi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Malaka belum memberikan keterangan resmi terkait isi maupun sumber voice note misterius tersebut.

IMADAR Kefamenanu menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga terungkap secara jelas dan transparan, demi keadilan bagi almarhum Wilhelmus Asa alias Saul serta kepastian hukum bagi masyarakat di Kabupaten Malaka.

Tim

banner 325x300
error: Content is protected !!