BINTAN, Radar Perbatasan.com – Suasana di kediaman Bupati Bintan, Roby Kurniawan, tampak berbeda pada Minggu pagi 22 Maret 2026. Sejak pukul 09.00 WIB, pintu rumah orang nomor satu di Kabupaten Bintan itu terbuka lebar. Bukan untuk urusan birokrasi yang kaku, melainkan untuk sebuah tradisi yang penuh kehangatan: Silaturahmi Lebaran Idul Fitri 1447 H.
Ditemani sang istri yang juga Ketua TP PKK Bintan, Hafizha Rahmadhani Putri, Roby menyambut tamu yang datang mengalir tanpa henti. Menariknya, tidak ada sekat protokoler yang membatasi. Di sini, semua setara dalam balutan hari kemenangan.
‘Duduk Sembang’ yang Penuh Kekeluargaan
Pemandangan menarik terlihat saat tokoh agama, pejabat daerah, hingga warga dari wilayah pesisir duduk melingkar dalam satu meja. Mereka asyik menikmati ‘duduk sembang’, istilah khas melayu untuk mengobrol santai, sambil menyantap hidangan khas Lebaran.
Roby dan Hafizha tak sekadar berdiri menyalami tamu. Keduanya aktif berkeliling, menghampiri meja-meja warga, dan menyapa dengan tutur kata yang santun. Sesekali, langkah mereka terhenti karena permintaan warga yang ingin berswafoto (selfie) mengabadikan momen bersama sang pemimpin.
Menghapus Sekat, Merajut Persatuan
Bagi Roby Kurniawan, open house ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Dia menegaskan bahwa esensi dari kegiatan ini adalah meruntuhkan pembatas antara pemangku jabatan dan rakyatnya.
“Alhamdulillah, kita dapat saling bersilaturahmi. Kami membuka seluas-luasnya pintu untuk siapa pun yang ingin berkunjung. Hari kemenangan ini harus mengukir bahagia untuk semua,” ujar Roby dengan senyum khasnya di sela-sela menyambut tamu.
Dia menekankan bahwa Idul Fitri adalah momentum terbaik untuk memperkuat hubungan sosial. Baginya, persaudaraan di Bintan tidak boleh dibatasi oleh status sosial maupun latar belakang.
Pesan Damai di Hari yang Fitri
Menutup momen hangat tersebut, Bupati muda ini pun menyampaikan pesan menyentuh bagi seluruh masyarakat Bintan.
“Lewat hari yang fitri di bulan kemenangan ini, atas nama pribadi dan keluarga, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya.
Suasana penuh tawa dan kekeluargaan ini terus berlanjut hingga siang hari, membuktikan bahwa di bawah kepemimpinannya, Bintan tetap menjadi rumah yang sejuk dan harmonis bagi seluruh warganya.
Editor: Budi Adriansyah

















