banner 728x250

Razia Tak Biasa Siswa SIP Zulhamsyah di Tanjungpinang: Bukan Menilang, Tapi Mengenyangkan

Pulang Kampung Saat Cuti Pendidikan, "Polisi Berhati Mulia" Boyong Sembako hingga Zakat Mal untuk Warga

banner 120x600
banner 468x60

TANJUNGPINANG, Radar Perbatasan.com – Momentum Ramadhan selalu punya cerita unik tentang pengabdian. Di Tanjungpinang, sosok Zulhamsyah Putra, S.H., CPM, membuktikan bahwa seragam bukan sekadar simbol otoritas, melainkan alat untuk menebar kasih sayang.

Meski kini tengah menempuh pendidikan di Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 55 Sukabumi, siswa kiriman Polda Kepri ini tak bisa diam begitu saja. Memanfaatkan masa cuti tujuh hari, pria yang akrab disapa Bripka Zulham ini langsung tancap gas melakukan aksi nyata di tanah kelahirannya pada Rabu 18 Maret 2026.

banner 325x300

Kembalinya Sang Inisiator “Razia Perut Lapar”

Publik Tanjungpinang tentu tidak asing dengan nama Zulham. Selama lima tahun terakhir, dia dijuluki masyarakat sebagai “Polisi Berhati Mulia”. Begitu menginjakkan kaki di rumah, dia tidak memilih untuk sekadar bersantai. Dia justru menghidupkan kembali gerakan ikoniknya: Razia Perut Lapar (RPL).

Kali ini, “razia” menyasar tiga titik utama, yakni kawasan Kampung Bakau, Kampung Kolam, dan ruas jalan protokoler. Bedanya dengan razia kepolisian pada umumnya, di sini tidak ada surat tilang. Yang ada hanyalah ratusan paket makanan siap saji, sembako, bingkisan Idul Fitri, hingga minuman kaleng untuk warga.

“Sedekah RPL ini adalah titipan rezeki dari orang-orang baik. Terima kasih untuk para donatur yang selalu ada untuk menolong saudara-saudara kita di penghujung Ramadhan ini,” ujar Zulham dengan nada khidmat.

Menyalurkan Amanah: Dari Sembako hingga Zakat Mal

Aksi Zulham kali ini terasa lebih spesial. Selain bantuan pangan, dia juga dipercaya menyalurkan Zakat Mal senilai Rp5.000.000 kepada mereka yang berhak. Bersama rekan-rekan jurnalis Kota Tanjungpinang, pembagian takjil dan bingkisan lebaran dilakukan dengan penuh kehangatan.

Gerakan ini bukan sekadar inisiatif pribadi. Aksi heroik Zulham merupakan wujud nyata dari program Bakti Sosial Setukpa Lemdiklat Polri Resimen Desaka Dhira Pradhipa (DDP). Ini adalah potret Polri masa kini: tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tapi sebagai pelayan yang memiliki empati tinggi terhadap kesulitan masyarakat.

Apresiasi untuk Para Pimpinan

Zulhamsyah tak lupa menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada sosok-sosok yang mendukung langkahnya, mulai dari Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin hingga Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Dirin. Baginya, dukungan pimpinan adalah bahan bakar untuk terus menginspirasi.

“Semoga kebaikan ini memberikan kita semua kesehatan dan keselamatan,” pungkasnya.

Perjuangan Zulham belum usai. Rencananya, aksi “razia” yang bikin hati adem ini akan kembali dilanjutkan di empat lokasi berbeda di Kota Tanjungpinang pada Kamis besok. Bagi Zulham, selama masih ada perut yang lapar, tugas seorang polisi sebagai pengayom takkan pernah benar-benar selesai.

Editor: Budi Adriansyah

banner 325x300
error: Content is protected !!