TANJUNGPINANG, Radar Perbatasan.com – Suasana syahdu menyelimuti Masjid Abbas Thalib di Jalan Hanjoyo Putro, Kelurahan Batu IX, pada Selasa pagi, 17 Maret 2026. Di tengah hiruk-pikuk aktivitas kota, ratusan jamaah berkumpul, menundukkan kepala dalam sujud yang panjang.
Tampak di barisan depan, Komandan Kodim (Dandim) 0315/Tanjungpinang, Kolonel Inf Abdul Hamid, duduk berdampingan dengan Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah. Keduanya hadir bukan sekadar sebagai pejabat, melainkan sebagai hamba Allah yang ingin menjemput keberkahan di sisa bulan suci Ramadan.
Zikir yang Menggetarkan Jiwa
Kegiatan Sholat Tasbih berjamaah ini dipimpin langsung oleh Imam Mansyur. Suara tasbih yang berkumandang berulang kali di dalam masjid menciptakan atmosfer yang begitu tenang dan menyentuh hati.
Bagi Kolonel Inf Abdul Hamid, kehadiran TNI di tengah agenda keagamaan seperti ini adalah wujud nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. Bukan hanya soal menjaga keamanan fisik wilayah, tapi juga menjaga keteduhan spiritual masyarakat.
Pesan Wali Kota: Ramadan sebagai Madrasah Sosial
Dalam sambutannya, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya. Dia mengingatkan bahwa Ramadan adalah waktu yang sangat singkat untuk disia-siakan.
“Alhamdulillah, kita masih diberi napas dan kesempatan untuk bersujud bersama. Ini momentum emas untuk meningkatkan kualitas ibadah kita sebelum Ramadan berlalu,” ujar Lis Darmansyah dengan nada penuh takzim.
Lebih dari sekadar ritual, Wali Kota mengajak masyarakat untuk menjadikan Sholat Tasbih ini sebagai pemantik kepedulian sosial. Dia mendorong warga untuk memperbanyak sedekah dan menjaga kerukunan, terutama menjelang perayaan Idul Fitri yang sudah di depan mata.
Menghapus Dosa, Menjemput Berkah
Kesejukan acara semakin lengkap dengan tausiyah dari Ustadz Hariyun Sagita. Dalam ceramahnya, dia mengupas tuntas keutamaan Sholat Tasbih sebagai ibadah sunnah yang istimewa untuk menghapus dosa dan mempertebal iman.
Tak hanya dihadiri oleh Dandim dan Wali Kota, deretan kursi undangan juga diisi oleh para pucuk pimpinan instansi vertikal lainnya, di antaranya:
• Danlanud RHF: Kolonel Pnb Agus Rohimat.
• Kapolresta Tanjungpinang: Kombes Pol Indra Ranu Dikarta.
• Perwakilan Kejaksaan Negeri Tanjungpinang.
Kehadiran para tokoh penting ini mengirimkan pesan kuat bagi masyarakat Tanjungpinang: bahwa sinergitas antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah sedang berada di titik terbaiknya. Kota Gurindam ini dipastikan tetap aman, kondusif, dan penuh berkah.
Melalui ruku’ dan sujud bersama ini, tersirat harapan besar agar Tanjungpinang senantiasa dijauhkan dari segala marabahaya dan tetap menjadi rumah yang harmonis bagi seluruh warganya.
Editor: Budi Adriansyah

















