BINTAN, Radar Perbatasan.com – Komitmen total ditunjukkan Polres Bintan dalam mengawal kenyamanan masyarakat menjelang hari raya Idul Fitri 1447 H. Melalui Operasi Ketupat Seligi 2026, kepolisian setempat tidak hanya fokus pada kelancaran arus mudik, tetapi juga memasang badan demi ketenangan ibadah umat Muslim.
Kapolres Bintan, AKBP Argya Satrya Bhawana, menegaskan bahwa sejak dimulainya operasi pada 13 Maret 2026 lalu, pihaknya telah memetakan berbagai potensi kerawanan. Baginya, menghadirkan rasa aman adalah prioritas yang tidak bisa ditawar.
“Fokus utama kami saat ini adalah menjaga proses ibadah umat agar tetap khusyuk,” ujar AKBP Argya dengan tegas, pada Selasa, 17 Maret 2026.
Prioritas: Khusyuk Beribadah, Aman Berwisata
Polres Bintan menyadari bahwa dinamika Ramadhan dan Lebaran di Kabupaten Bintan memiliki karakteristik unik. Selain menjadi jalur mudik, Bintan juga merupakan destinasi wisata yang kerap mengalami lonjakan pengunjung.
Oleh karena itu, strategi pengamanan dibagi ke dalam beberapa poin krusial:
• Pengamanan Ibadah: Personel disiagakan di titik-titik pelaksanaan ibadah, mulai dari salat tarawih hingga puncaknya pada pelaksanaan Shalat Idul Fitri nanti.
• Kelancaran Mudik: Memastikan titik-titik simpul transportasi berfungsi maksimal guna meminimalisir kemacetan.
• Objek Vital & Wisata: Pengawasan ekstra di sejumlah objek yang berpotensi memicu gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Sinergi Lintas Sektoral
Keberhasilan Operasi Ketupat Seligi 2026 ini diakui AKBP Argya tak lepas dari kerja sama apik antar-instansi. Polres Bintan terus bersinergi dengan lintas sektoral untuk memastikan seluruh lini pelayanan masyarakat terpenuhi.
“Kami memberikan pelayanan pengamanan yang maksimal. Dengan dukungan semua pihak dan sinergi lintas sektor, kami optimis kondusifitas Kamtibmas di Kabupaten Bintan akan tetap terjaga,” tambahnya.
Harapannya, masyarakat Bintan maupun para pemudik yang melintas dapat menjalankan hari kemenangan dengan sukacita tanpa rasa khawatir. Kehadiran Polri di lapangan diharapkan menjadi “jangkar” ketenangan di tengah hiruk-pikuk perayaan lebaran tahun ini.
Editor: Budi Adriansyah

















