TANJUNGPINANG, Radar Perbatasan.com – Kawasan Tugu Sirih, Tanjungpinang, mendadak ramai sejak Jumat 13 Maret 2026 pagi. Ratusan warga tampak antusias mengantre demi mendapatkan paket sembako murah dalam gelaran Bazar Ramadan yang diinisiasi oleh Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Luki Zaiman Prawira, yang memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah nyata TNI dalam membantu stabilitas ekonomi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Warung Amal” Jadi Primadona
Salah satu daya tarik utama yang membuat warga rela mengantre adalah kehadiran Warung Amal yang dikelola oleh IKKT PWA CBS II Kogabwilhan I. Program ini benar-benar menjadi oase di tengah fluktuasi harga pangan.
Hanya dengan merogoh kocek Rp10.000, masyarakat sudah bisa membawa pulang tiga jenis kebutuhan pokok pilihan, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, hingga mi instan.
“Alhamdulillah, sangat membantu! Cuma bayar sepuluh ribu rupiah sudah bisa dapat minyak goreng, gula, beras, dan mi instan. Ini sangat meringankan pengeluaran rumah tangga kami,” ujar Jalu, salah satu warga yang ikut mengantre dengan wajah semringah.
Bentuk Kepedulian Nyata TNI
Panglima Kogabwilhan I, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, menegaskan bahwa bazar ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dia menyadari bahwa menjelang Lebaran, kebutuhan pokok masyarakat cenderung meningkat.
“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami. Kami berharap kehadiran bazar ini memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan menyambut Idul Fitri dengan harga yang jauh lebih terjangkau,” kata Letjen Kunto di lokasi acara.
Apresiasi dari Pemerintah Provinsi
Senada dengan Panglima, Pj. Sekdaprov Kepri Luki Zaiman Prawira menyebutkan bahwa sinergi seperti inilah yang dibutuhkan untuk menjaga daya beli masyarakat.
“Kami dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sangat mengapresiasi inisiatif Kogabwilhan I. Ini adalah kolaborasi yang luar biasa untuk membantu warga kita mendapatkan sembako murah di saat yang paling dibutuhkan, yakni menjelang hari kemenangan,” ungkap Luki.
Bazar yang berlangsung selama satu hari ini tidak hanya menjadi ajang belanja murah, tetapi juga bukti bahwa kehadiran negara dan TNI di tengah masyarakat mampu memberikan solusi konkret terhadap persoalan ekonomi sehari-hari.
Editor: Budi Adriansyah
Penulis: Ky

















