LINGGA, Radar Perbatasan.com – Wajah kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga di Dabo Singkep tampak berbeda, pada Kamis 12 Maret 2026 sore. Kehadiran Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepulauan Riau, J. Devy Sudarso, membawa angin segar bagi penguatan institusi Adhyaksa di wilayah kepulauan tersebut.
Tak sekadar kunjungan kerja rutin, kedatangan orang nomor satu di Kejati Kepri ini menjadi momentum transformasi pelayanan publik melalui peresmian fasilitas baru dan aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Tradisi Melayu dan Simbol Kehormatan
Tiba sekitar pukul 16.00 WIB, Kajati Kepri disambut hangat oleh Kajari Lingga, Amran Lakoni (mewakili instansi), serta jajaran Forkopimda Kabupaten Lingga. Prosesi penyambutan kental dengan adat setempat; atraksi silat yang lincah, pemasangan Tanjak, hingga pengalungan bunga oleh Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Lingga menjadi simbol penghormatan tinggi atas kehadiran sang Kajati di “Bunda Tanah Melayu”.
Bukan Sekadar Peresmian Gedung
Agenda utama kunjungan ini adalah peresmian Gedung Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Gedung Serbaguna Kejari Lingga. Bagi J. Devy Sudarso, bangunan fisik ini adalah simbol komitmen pelayanan.
“Peresmian gedung ini bukan sekadar simbol fisik pembangunan, tetapi wujud komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat soliditas internal,” tegas Kajati dalam sambutannya.
Dia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkab Lingga dan Forkopimda atas dukungan yang membuat pembangunan fasilitas ini rampung tepat waktu. Kajati berharap, fasilitas ini menjadi pusat peningkatan kapasitas SDM dan pusat pelayanan hukum terbaik bagi masyarakat Lingga.
Kejaksaan yang Humanis: Dari KIA hingga Takjil
Ada yang menarik dalam kunjungan kali ini. Kejaksaan menunjukkan sisi “lembutnya”. Di tengah suasana Bulan Suci Ramadhan, Kajati Kepri membagikan:
* Kartu Identitas Anak (KIA) dan Akta Kelahiran (hasil penetapan perwalian).
* 50 Paket Sembako untuk kaum dhuafa.
* Takjil gratis bagi masyarakat yang melintas di depan kantor Kejari.
“Kegiatan ini mencerminkan bahwa Kejaksaan tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang nyata. Kami ingin memastikan hak-hak administrasi masyarakat terpenuhi,” tambahnya.
Pesan Tegas: Profesional dan Bijak Medsos
Meski memuji kinerja Kejari Lingga, J. Devy Sudarso tetap memberikan catatan penting. Ia menegaskan bahwa tantangan geografis di wilayah kepulauan tidak boleh menjadi alasan melemahnya pelayanan.
Dua poin krusial yang ia tekankan adalah:
* Integritas: Bekerja secara profesional, akuntabel, dan berbasis anggaran yang terukur.
* Etika Digital: Kajati mengingatkan seluruh pegawai untuk bijak menggunakan media sosial.
“Pegawai Kejaksaan adalah representasi lembaga. Jangan membuat konten yang tidak pantas yang bisa menurunkan martabat institusi,” pesannya dengan lugas.
Kunjungan ini diakhiri dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, menandai babak baru bagi Kejaksaan Negeri Lingga dalam memberikan kepastian hukum yang berkeadilan dan humanis di wilayah Kepulauan Riau.
Editor: Budi Adriansyah

















