banner 728x250

Warga Soroti Prioritas Pembangunan di Desa Siru – Mabar Menjelang Akhir Masa Jabatan Kades

banner 120x600
banner 468x60

Siru, 8 Maret 2026 —

Menjelang berakhirnya masa jabatan kepala desa, masyarakat berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemerintahan desa selama beberapa tahun terakhir.

banner 325x300

Evaluasi tersebut dinilai penting agar masyarakat dapat mengetahui capaian pembangunan sekaligus persoalan yang masih menjadi pekerjaan rumah.

Namun kondisi di Desa Siru, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, justru memunculkan sejumlah pertanyaan di tengah masyarakat. Di saat masa jabatan kepala desa hampir berakhir, perhatian pembangunan dinilai lebih difokuskan pada pembangunan kantor desa melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Sementara itu, sejumlah persoalan mendasar yang dirasakan langsung oleh warga dinilai belum mendapat perhatian serius, terutama terkait kondisi infrastruktur jalan yang masih rusak di beberapa wilayah.

Berdasarkan keluhan masyarakat, sedikitnya lima kampung yakni Kolong, Copa, Siru Beo, Mboleng, dan Lita masih menghadapi persoalan akses jalan yang memprihatinkan. Jalan yang menjadi jalur utama mobilitas warga tersebut sangat penting untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun pengangkutan hasil pertanian.

Warga menilai pembangunan kantor desa pada dasarnya tidak menjadi persoalan. Namun mereka mempertanyakan prioritas pembangunan, mengingat kebutuhan perbaikan jalan dinilai lebih mendesak bagi kehidupan sehari-hari masyarakat.

Selain menjadi jalur transportasi utama, jalan desa juga berperan penting dalam menunjang aktivitas ekonomi warga, terutama bagi petani yang mengandalkan akses jalan untuk membawa hasil kebun ke pasar.

Menjelang akhir masa jabatan, masyarakat berharap pemerintah desa dapat menunjukkan tanggung jawab moral dengan menuntaskan persoalan-persoalan mendasar yang selama ini menjadi keluhan warga.

Bagi masyarakat, keberhasilan kepemimpinan tidak semata diukur dari berdirinya bangunan fisik, tetapi dari sejauh mana kebijakan pembangunan mampu menghadirkan perubahan nyata dan manfaat langsung bagi warga desa.

Karena itu, masyarakat berharap sisa masa jabatan yang ada dapat dimanfaatkan untuk memberikan solusi terhadap kebutuhan yang paling dirasakan masyarakat, sehingga pembangunan desa benar-benar menyentuh kepentingan warga secara luas.

Sumber: Aliansi Pemuda Siru

Editor: Boni Atolan

 

banner 325x300
error: Content is protected !!