TANJUNGPINANG, Radar Perbatasa.com – Pemandangan menyejukkan terlihat di Balairung Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Dompak, pada Jumat 6 Maret 2026. Di tengah kesibukan menjalankan roda pemerintahan dan keamanan, para pucuk pimpinan di Kepri berkumpul untuk satu tujuan mulia: menunaikan kewajiban zakat.
Hadir di tengah barisan tamu kehormatan, Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol. Indra Ranu Dikarta. Kehadiran orang nomor satu di kepolisian resor kota tersebut menjadi simbol nyata dukungan aparat penegak hukum terhadap penguatan ekonomi umat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Sinergi Para Pimpinan
Acara yang bertajuk “Layanan Pembayaran Zakat Kepala Daerah dan Pimpinan Instansi” ini dibuka langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau, Anshar Ahmad. Atmosfer religius begitu terasa saat satu per satu tokoh penting Kepri maju untuk menyalurkan zakatnya secara simbolis.
Selain Gubernur dan Kapolresta, tampak hadir Ketua TP PKK Kepri sekaligus Waka I DPRD Kepri, Dewi Kumalasari. Sinergi lintas sektoral juga diperkuat dengan kehadiran Danrem 033/WP Brigjen TNI Bambang Herqutanto dan Danlanud RHF Kolonel Pnb Agus Rohimat, serta pimpinan OPD, BUMN, dan BUMD.
Pesan Kapolresta: Zakat sebagai Instrumen Kesejahteraan
Usai kegiatan, Kombes Pol. Indra Ranu Dikarta memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif BAZNAS Provinsi Kepri yang memfasilitasi layanan zakat bagi para pemimpin daerah ini. Menurutnya, BAZNAS bukan sekadar lembaga pengelola dana, melainkan mitra strategis Polri dan pemerintah dalam menciptakan stabilitas sosial.
“Zakat, infak, dan sedekah bukan hanya soal kewajiban agama, tapi merupakan instrumen sosial yang sangat kuat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Kombes Pol. Indra Ranu Dikarta dengan nada optimistis.
Dia menambahkan, penyaluran zakat yang tepat sasaran akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat luas.
“Dengan pengelolaan yang baik, kita bisa bersama-sama mengurangi angka kemiskinan di Tanjungpinang khususnya, dan Kepri pada umumnya,” tegasnya.
Paket Ramadan Bahagia untuk Mustahik
Kegiatan ini tidak hanya berisi seremoni pembayaran zakat. Momen haru terlihat saat dilakukan penyerahan simbolis ‘Paket Ramadan Bahagia’ dari BAZNAS Kepri kepada lima orang perwakilan mustahik (penerima zakat).
Gubernur Ansar Ahmad memimpin langsung penyerahan tersebut, diikuti oleh para pimpinan Forkopimda. Aksi nyata ini menjadi pesan kuat bahwa bulan Ramadan bukan hanya tentang ibadah pribadi, melainkan tentang kepedulian kolektif.
Ketua BAZNAS Kepri, Arusman Yusuf, melaporkan bahwa agenda ini melibatkan sekitar 150 tamu undangan dari berbagai instansi vertikal dan organisasi. Kehadiran para pimpinan ini diharapkan menjadi teladan (roll model) bagi masyarakat luas agar semakin sadar akan pentingnya berzakat melalui lembaga resmi.
Dengan tertunaikannya zakat para pimpinan di awal Maret ini, diharapkan distribusi bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan dapat dilakukan lebih cepat, memberikan senyum di wajah warga Kepri menyambut hari raya mendatang.
Editor: Budi Adriansyah

















