PEKANBARU, Radar Perbatasan.com – Suasana hangat menyelimuti pertemuan antara nakhoda Kabupaten Bintan dengan para “duta daerah” di tanah perantauan. Bupati Bintan, Roby Kurniawan, didampingi Wakil Bupati Deby Maryanti, menggelar agenda silaturahmi sekaligus buka puasa bersama dengan Pelajar dan Mahasiswa Bintan yang tengah menimba ilmu di Kota Pekanbaru, Riau, pada Selasa malam, 3 Maret 2026.
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni pengobat rindu, melainkan menjadi panggung diskusi strategis mengenai masa depan pembangunan Bumi Segantang Lada.
Pemuda Sebagai Arsitek Pembangunan
Dalam orasi ringkasnya, Roby Kurniawan menegaskan bahwa hubungan antara Pemerintah Daerah dan mahasiswa adalah hubungan yang sangat strategis. Dia tidak ingin mahasiswa hanya menjadi penonton, melainkan pemain aktif yang mendorong akselerasi pembangunan sesuai kapasitas intelektual mereka.
“Banyak hal yang sedang kami rencanakan dan sudah berjalan di Bintan saat ini. Program-program tersebut memang sengaja kami arahkan untuk menyasar anak muda, agar kalian punya ruang untuk berkreasi dan memberi masukan konkret bagi daerah,” ujar Roby dengan nada optimis.
Inovasi Musrenbang Kepemudaan
Salah satu poin penting yang dipaparkan Bupati muda ini adalah terobosan dalam sistem perencanaan pembangunan. Jika biasanya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) hanya berkutat di tingkat birokrasi, kini Bintan menghadirkan Musrenbang Kepemudaan.
“Hari ini sudah ada wadahnya. Mahasiswa, organisasi kepemudaan, hingga komunitas bisa menyumbangkan ide secara langsung tanpa perantara yang kaku. Kami ingin mendengar apa mau kalian untuk Bintan di masa depan,” jelasnya di depan para anggota Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Bintan (IPMKB) Pekanbaru.
Investasi Masa Depan: 300 Beasiswa Setiap Tahun
Sadar bahwa kualitas SDM adalah kunci, Roby memaparkan komitmen nyata Pemkab Bintan dalam mendukung pendidikan. Dia mengungkapkan bahwa program beasiswa terus digulirkan secara konsisten.
Terdapat dua kategori utama yang menjadi andalan:
• Beasiswa Mahasiswa Kurang Mampu: Sebagai jaring pengaman agar tidak ada anak Bintan yang putus kuliah karena kendala ekonomi.
• Beasiswa Mahasiswa Berprestasi: Sebagai apresiasi bagi mereka yang mengharumkan nama daerah lewat jalur akademik maupun non-akademik.
“Setiap tahun, hampir 300 mahasiswa telah memanfaatkan program ini. Ini adalah investasi jangka panjang kami. Kami ingin saat kalian lulus nanti, kalian sudah siap membangun tanah kelahiran dengan ilmu yang mumpuni,” tambah Roby.
Pesan Kolaborasi
Menutup diskusi tersebut, Roby mengingatkan bahwa pembangunan daerah bukan hanya beban di pundak Bupati atau Wakil Bupati semata, melainkan amanah kolektif. Dia berharap sinergi dengan IPMKB Pekanbaru tetap terjaga kuat, meskipun jarak memisahkan.
Melalui pertemuan ini, lahir harapan baru bahwa gagasan-gagasan segar dari Pekanbaru akan segera ‘pulang’ ke Bintan dalam bentuk inovasi yang mampu mempercepat kemajuan daerah di masa depan.
Editor: Budi Adriansyah

















