Radar Perbatasan, Bintan – Musyawarah Cabang (Muscab) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Bintan yang digelar Sabtu, 14 Februari 2025, berlangsung tertib, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan. Forum ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah pembinaan olahraga karate di Bintan untuk lima tahun ke depan.
Dalam Muscab tersebut, peserta secara aklamasi menetapkan Suprapto sebagai Ketua FORKI Bintan masa bakti 2026-2030. Penetapan dilakukan melalui mekanisme musyawarah yang mengedepankan prinsip mufakat serta memperkuat persatuan antarperguruan karate di daerah itu.
Kehadiran jajaran pengurus provinsi turut memberi dukungan moral sekaligus legitimasi organisasi. Sekretaris Umum FORKI Kepulauan Riau Jimmy dan Wakil Ketua Umum FORKI Kepri Kamal tampak hadir langsung dalam forum tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan perhatian serius terhadap perkembangan karate di Kabupaten Bintan.
Selain itu, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bintan, Anton, mewakili pemerintah daerah. Jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bintan serta seluruh perguruan karate di bawah binaan FORKI Bintan juga berpartisipasi aktif dalam Muscab tersebut.
Dalam sambutannya, perwakilan FORKI Kepri berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan kualitas pembinaan atlet, memperkuat soliditas organisasi, dan memperluas jangkauan pembinaan hingga ke tingkat desa dan sekolah. Langkah itu dinilai penting untuk membangun fondasi prestasi yang berkelanjutan.
Suprapto, dalam pernyataan perdananya sebagai ketua terpilih, menegaskan komitmennya untuk membawa FORKI Bintan semakin berkembang dan berprestasi, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Dia menekankan pentingnya kebersamaan dan sinergi antarperguruan, pelatih, atlet, serta dukungan pemerintah daerah dalam membangun sistem pembinaan yang terarah.
“Kebersamaan adalah kunci. Dengan sinergi yang kuat, kita bisa mencetak atlet-atlet berprestasi yang membanggakan Kabupaten Bintan,” ujarnya.
Ke depan, kepengurusan FORKI Bintan masa bakti 2026-2030 akan memprioritaskan penguatan struktur organisasi, peningkatan kualitas pelatih, serta pembinaan atlet usia dini sebagai fondasi prestasi jangka panjang.
Tak hanya itu, program kerja juga akan difokuskan pada peningkatan intensitas kejuaraan, pelatihan bersama, serta sertifikasi wasit dan pelatih guna memastikan standar kompetensi yang lebih profesional.
Muscab ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi seluruh elemen karate di Bintan untuk menyatukan visi dan misi dalam membangun olahraga yang berkarakter, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Dengan terpilihnya Suprapto secara aklamasi, harapan baru pun tumbuh. FORKI Bintan diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet tangguh yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjadi kebanggaan daerah di kancah yang lebih luas.
Editor: Budi Adriansyah

















