banner 728x250

Pemprov Kepri dan BI Gelar SERAMBI 2026, Pastikan Ketersediaan Uang Rupiah Jelang Ramadhan-Idul Fitri

Sinergi BI, Perbankan, dan Pemda Jamin Uang Layak Edar, Tekan Risiko Uang Palsu hingga Perkuat Stabilitas Ekonomi Daerah

banner 120x600
banner 468x60

Radar Perbatasan, Batam – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama Bank Indonesia resmi menggelar Kick off SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri) Tahun 2026 di Kantor Perwakilan BI Provinsi Kepulauan Riau, Batam, pada Jumat, 13 Februari 2026.

Mengusung tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”, program ini menjadi wujud sinergi antara BI, perbankan, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan dalam memastikan kebutuhan uang Rupiah masyarakat terpenuhi secara optimal menjelang dan selama bulan suci Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri.

banner 325x300

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Luki Zaiman Prawira, menyampaikan apresiasi kepada BI Kepulauan Riau dan jajaran perbankan atas kolaborasi penyelenggaraan SERAMBI 2026.

“Program ini merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam memastikan ketersediaan uang Rupiah layak edar, khususnya di momentum Ramadhan dan Idul Fitri, ketika aktivitas dan mobilitas masyarakat meningkat signifikan,” ujar Luki.

Dia menjelaskan, setiap periode Ramadhan dan Idul Fitri selalu terjadi lonjakan transaksi perdagangan dan jasa. Kebutuhan uang tunai dalam berbagai pecahan pun meningkat tajam. Dalam kondisi tersebut, kehadiran SERAMBI dinilai memiliki peran strategis untuk menjamin ketersediaan uang dalam jumlah cukup dan pecahan yang sesuai.

Dengan begitu, lanjutnya, transaksi ekonomi masyarakat dapat berjalan lancar, tertib, dan aman.

Menurut Luki, ketersediaan uang tunai yang memadai juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Dukungan terhadap kelancaran sistem pembayaran, termasuk distribusi uang layak edar secara merata, merupakan fondasi penting bagi ketahanan ekonomi, terutama di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat.

“Upaya ini tidak hanya memberikan kenyamanan dalam bertransaksi, tetapi juga meminimalisir risiko peredaran uang palsu serta memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem keuangan,” jelasnya.

Tak sekadar layanan penukaran uang, SERAMBI 2026 juga menjadi momentum edukasi bagi masyarakat. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk mengenali ciri-ciri keaslian Rupiah, merawat uang dengan baik agar tetap layak edar, serta menggunakannya secara bijak dan bertanggung jawab.

Masyarakat juga diajak memanfaatkan layanan penukaran resmi yang disediakan BI dan perbankan untuk menjamin keaslian Rupiah serta menghindari praktik penukaran yang merugikan.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, kata Luki, mendukung penuh pelaksanaan SERAMBI sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas sistem pembayaran dan kelancaran peredaran uang di daerah. Dengan distribusi uang tunai yang terkelola baik, kegiatan sosial dan budaya menjelang Idul Fitri diharapkan dapat berlangsung tertib dan aman.

“Kami berharap pelaksanaan SERAMBI Tahun 2026 berjalan lancar dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Sinergi kuat antara BI, perbankan, pemerintah daerah, dan dukungan aktif masyarakat adalah kunci keberhasilan program ini,” pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Perwakilan BI Kepulauan Riau Rony Widijarto P., Deputi Kepala Perwakilan BI Kepulauan Riau Ardhienus, serta Deputi Kepala OJK Kepulauan Riau Muhammad Lutfi.

Editor: Budi Adriansyah
Penulis: Ca

banner 325x300
error: Content is protected !!