banner 728x250

Kepri Peringkat 3 Nasional Program Gizi, Wagub Resmikan SPPG Yasmin di Batam

Capaian pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Kepulauan Riau tembus 78,8 persen, ditargetkan tuntas akhir 2026

banner 120x600
banner 468x60

Radar Perbatasan, Batam – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yasmin yang dikelola Yayasan Segitiga Berkat Abadi, pada Jumat, 30 Januari 2026. Peresmian berlangsung di Komplek Ruko Taman Yasmin, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

Dalam sambutannya, Nyanyang mengungkapkan bahwa pembangunan SPPG di Kepulauan Riau menunjukkan progres yang sangat menggembirakan. Hingga saat ini, capaian pembangunan SPPG Kepri telah mencapai 78,8 persen, menempatkan Kepri di peringkat ketiga secara nasional.

banner 325x300

“Untuk wilayah 3T, saat ini terdapat sekitar 150 titik dengan capaian pembangunan mendekati 90 persen. Sementara itu, SPPG reguler ditargetkan rampung hingga 70 persen dan seluruhnya diharapkan tuntas pada akhir 2026,” ujar Nyanyang.

Dia menegaskan bahwa pemerintah tidak membedakan pembangunan antara wilayah 3T dan reguler, baik di wilayah mainland maupun hinterland. Seluruh program tersebut merupakan bagian dari Asta Cita Presiden, yang bertujuan memastikan pemenuhan gizi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.

“Baik di Batam, Tanjungpinang, maupun tujuh kabupaten dan kota lainnya di Kepri, semua penerima manfaat harus merasakan program pemenuhan gizi ini,” tegasnya.

Nyanyang juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Segitiga Berkat Abadi beserta seluruh pengelola SPPG Yasmin atas kontribusinya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia di Kepulauan Riau. Menurutnya, pemenuhan gizi merupakan fondasi penting dalam meningkatkan kecerdasan, kesehatan, dan kualitas generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

“Bonus demografi hanya akan memberi manfaat besar jika kualitas SDM benar-benar kita siapkan sejak sekarang,” ujarnya.

Dia menambahkan, Kepulauan Riau saat ini menempati peringkat ketiga Indeks Pembangunan Manusia (IPM) nasional setelah DKI Jakarta dan DI Yogyakarta. Capaian tersebut, kata Nyanyang, harus terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui kolaborasi semua pihak.

Selain sektor gizi, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga terus memastikan tidak ada anak yang putus sekolah. Pendidikan dasar dan menengah difasilitasi pemerintah kabupaten dan kota, sementara pendidikan tingkat SMA telah digratiskan sepenuhnya oleh pemerintah provinsi. Berbagai program bantuan beasiswa hingga kuliah gratis juga disediakan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, sektor kesehatan dan pendidikan di Kepri semakin kuat. Kami juga terus berupaya membuka lapangan kerja bersama pemerintah kabupaten dan kota untuk meningkatkan daya beli masyarakat,” kata Nyanyang.

Menurutnya, pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat merupakan indikator utama dalam Indeks Pembangunan Manusia. Karena itu, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berkomitmen mendorong percepatan pembangunan agar seluruh daerah di Kepri dapat berkembang secara merata dan berkelanjutan.

Peresmian SPPG Yasmin turut dihadiri Kepala SPPG Yasmin Kecamatan Nongsa Atiya Kaniya Nabila, Koordinator BGN Kecamatan Nongsa Sintia Yunica Putri, Tim Pengendalian Percepatan Pembangunan Provinsi Kepri Syarifah Normawati, Kepala Dinas KP2KH Provinsi Kepri Rika Azmi, Kapolsek Nongsa Eriman, Ketua Yayasan Segitiga Berkat Abadi Rinasti, Danramil Nongsa Febriyendi, Sekretaris Dinas Kominfo James Patikawa, serta tokoh masyarakat setempat.

Editor: Budi Adriansyah
Penulis: Ca

banner 325x300
error: Content is protected !!